Mereka yang Hengkang Setelah Twitter Dibeli Elon Musk : dari Seleb, Aktivis, Hingga Karyawan Twitter
Berbagai reaksi dari kalangan selebritis, aktivis, dan bahkan dari para karyawan Twitter setelah platform ini dibeli Elon Musk
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Elon Musk secara resmi membeli situs mikroblogging Twitter. Bos Tesla tersebut berjanji akan meningkatkan kebebasan berbicara di platform Twitter sehingga dapat memenuhi potensinya sebagai pusat kebebasan digital di dunia.
Musk, orang terkaya di dunia dan pengguna Twitter yang produktif, memiliki masa lalu yang kontroversial dengan aplikasi tersebut. Keputusannya untuk membeli Twitter kemungkinan akan memiliki konsekuensi besar untuk layanan yang digunakan oleh lebih dari 300 juta orang, termasuk banyak pemimpin dunia.
Keputusan itu pun mengundang berbagai reaksi. Termasuk reaksi dari kalangan selebritis, aktivis, dan bahkan dari para karyawan Twitter sendiri.
Kalangan Selebritis
Di kalangan selebritis, aktris Inggris Jameela Jamil menjadi yang pertama mendeklarasikan diri tak akan lagi menggunakan Twitter.
Menurut dia, semangat kebebasan berbicara sebagaimana yang ditawarkan Elon Musk, akan berakhir dengan 'kebencian tanpa hukum, kefanatikan, dan kebencian terhadap wanita'.
'Saya khawatir tawaran kebebasan berbicara ini akan membantu platform neraka ini mencapai bentuk akhir dari kebencian, kefanatikan, dan kebencian terhadap wanita yang sama sekali tanpa hukum. Semoga berhasil,' tulisnya.
Aktris yang juga merupakan seorang aktivis, Mia Farrow juga menyatakan hal serupa.
Semangat kebebasan berbicara akan menjadikan Twitter menjadi lebih beracun seperti halnya ketika masa pemilihan presiden Donald Trump.
Karyawan Twitter
Di antara mereka yang mengeluh tentang pengambilalihan itu adalah insinyur perangkat lunak Addison Howenstine, yang menyarankan bos barunya bisa 'berbahaya bagi demokrasi'.
Lalu ada masalah keamanan kerja dan lingkungan kerja baru di bawah Musk.
Gerard Taylor, seorang insinyur perangkat lunak senior, mencerminkan keprihatinan luas tentang karyawan Twitter ketika dia men-tweet bagaimana 'budaya perusahaan' dapat berubah di bawah Musk.
Sementara itu Twitter telah menjamin tidak akan ada PHK selama enam bulan ke depan. Mereka juga menegaskan tidak ada opsi PHK yang direncanakan begitu Elon Musk mengambil alih Twitter.
Donald Trump Tak Akan Kembali ke Twitter
Salah satu pertanyaan yang paling ditunggu adalah akankah Donald Trump kembali ke Twitter setelah ini?
Elon Musk sebelumnya pernah mendukung usulan membuka kembali akses Donald Trump ke akun Twitternya.
Sebagaimana diketahui, Donald Trump di-banned dari Twitter setelah kejadian kerusuhan di Capitol Hill.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cara-mengeja-x-a-12-musk-nama-putra-pasangan-elon-musk-dan-grimes.jpg)