Ds Sempat Bercengkerama dengan Saudara hingga Dini Hari, 30 Menit Kemudian Ditemukan Meninggal Dunia
Ds diduga depresi sejak ditinggalkan oleh istrinya dan hidupnya menjadi beban keluarga.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Fatima dan keluarga besarnya mau tidak mau harus menerima kematian Daniel yang terjadi di luar dugaan. DS, sepupu Fatima, yang tinggal di Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT, belakangan ditengarai mengalami depresi sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Ds diduga depresi sejak ditinggalkan oleh istrinya dan hidupnya menjadi beban keluarga.
Dugaan ini setidaknya dinyatakan oleh Fatima. "Mungkin pengaruh depresi ditinggalkan istrinya dan beban keluarga, maka korban akhiri hidupnya dengan cara yang tidak wajar", kata Fatima
Pria 41 tahun itu ditemukan dalam kondisi tewas tak wajar di gudang rumah, Rabu 27 April 2022.
Jenazah DS pertama kali ditemukan oleh saudara dengan posisi leher tercekik tali nilon yang diikat pada tiang pintu yang berada di ruangan gudang rumah keluarganya.
Fatima Daniel, Sepupu kandung dari Korban saat ditemui Pos-Kupang.Com di rumah duka mengatakan sebelum akhiri hidupnya dengan cara tragis, korban sempat meminum bayklin atau pemutih pakaian.
"Korban bermain di rumah saya sampai jam 1 malam.
Informasi yang saya tahu bahwa sebelumnya korban sudah minum dua teguk bayklin", kata Fatima.
"Kami pun tidak tahu korban minum bayklin ini dimana, tapi saat dilarikan ke rumah sakit kartini, korban mengaku bahwa sudah minum bayklin tersebut dan pihak rumah sakit klaim bahwa cairan tersebut sudah masuk ke organ dalam tubuhnya", tambahnya
Usai mendapat penanganan medis di rumah sakit, keluarga ingin membawa korban ke RSJ, tapi korban menolak.
Setelah itu, korban pun langsung dibawa ke rumah Fatima dan dibuatkan bubur karena saat itu korban masih dalam keadaan lemas.
Fatima mengatakan, saat korban pulang bersama-sama dengan keempat saudaranya, masih sempat bercerita hingga Pukul 03.00 Wita di rumah atau saat ini jenazah disemayamkan.
"Saat pulang dari rumah saya, korban bersama dengan saudaranya masih bercerita sampai Pukul 03.00 Wita, tapi berselang 30 menit, korban ditemukan tidak bernyawa lagi dalam keadaan gantung diri di kamar gudang", ungkapnya.
Menurut Fatima, korban selalu mengeluh tentang kematian istrinya.
"Mungkin pengaruh depresi ditinggalkan istrinya dan beban keluarga, maka korban akhiri hidupnya dengan cara yang tidak wajar", tandas Fatima
Keluarga pun menerima kematian korban. Selanjutnya korban akan dimakamkan di TPU Liliba pada Kamis 28 April 2022.
(*)
Artikel tayang di https://kupang.tribunnews.com/2022/04/27/sebelum-ditemukan-tewas-gantung-diri-korban-ds-sempat-minum-dua-teguk-pemutih-pakaian?