Serie A

AC MILAN: Selamat Datang, Sven Botman?

Sven Botman dikabarkan akan segera menjadi rekrutan perdana Paolo Maldini dan Ricky massara.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Sylvain THOMAS / AFP
Sven Botman mencetak gol di Ligue 1 Prancis antara Olympique Marseille vs Lille OSC di Stadion Velodrome di Marseille, Prancis selatan, pada 16 Januari 2022. 

Dan Romagnolo juga memikirkan masa depan, karena Sven Botman diperkirakan akan tiba dari Lille menjelang musim depan.

Pembicaraan dengan Lazio mengenai kepindahan telah dimulai dan kedua belah pihak sangat antusias dengan transfer itu.

Biancocelesti telah membuat tawaran lima tahun yang meyakinkan senilai €3,2 juta plus bonus kepada Romagnoli, yang siap menerima kesepakatan itu.

Satu-satunya hal yang tersisa adalah menyetujui komisi untuk agen Romagnoli, Mino Raiola, tetapi dilaporkan kesepakatan akan segera terjadi.

Namun, sebelum itu, bek tengah asal Italia itu harus bersiap membela klubnya untuk menghadapi klub berikutnya dini hari nanti.

Keunggulan & Kelemahan Sven Botman

Sven Botman dan Jonathan David di Liga Champions UEFA VfL Wolfsburg vs Lille LOSC di Wolfsburg, Jerman utara pada 8 Desember 2021.
Sven Botman dan Jonathan David di Liga Champions UEFA VfL Wolfsburg vs Lille LOSC di Wolfsburg, Jerman utara pada 8 Desember 2021. (Ronny Hartmann / AFP)

Keunggulan

Bek tengah tradisional:
Botman, tidak seperti bek modern, lebih suka bermain aman dengan umpan pendek ke bek sayap sayapnya atau gelandang cadangan untuk mengalirkan bola dari pertahanan untuk memulai serangan.

Dia kadang-kadang membuat operan bola dari atas ke penyerang setiap kali lawan menekan tinggi tetapi kemudian dia bisa tidak konsisten dan tidak akurat dengan itu, oleh karena itu tidak dianggap sebagai senjata areanya.

Sebaliknya, pemain berusia 21 tahun itu lebih merupakan bek tradisional yang nyaman menggiring bola dengan kaki kiri favoritnya dan membawanya ke depan, dan dia tidak menahan bola lebih dari yang dibutuhkan untuk menghindari bahaya.

Kemampuan udara:
Dengan tinggi 195 cm, Botman secara otomatis akan menjadi salah satu pemain tertinggi di lapangan.

Setiap kali bola dimasukkan ke areanya, dia akan selalu menjadi orang pertama yang menyundulnya sehingga menyulitkan lawan untuk melewati bola atau bahkan melewatinya.

Membaca permainan: Botman adalah pembaca permainan yang sangat baik karena dia sangat menyadari posisinya untuk mengantisipasi bola yang dimainkan ke berbagai bagian lapangan.

Dengan kemampuannya untuk mengantisipasi apa yang kemungkinan akan dilakukan pemain lawan, dia mampu merasakan bahaya dan membersihkan bola sebelum penyerang dapat bereaksi dan mengubah arah.

Kecepatan dan kekuatan 1 lawan 1:
Dia mungkin tidak secepat yang dikatakan Tomori, tetapi Botman memang memiliki kecepatan yang cukup untuk menangani bola lepas dan memulihkan diri ketika bola diletakkan di belakang pertahanan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved