Tak Indahkan Peringatan, Satu Truk Terjebak Banjir Lahar Hujan Merapi
Satu armada Truk yang terjebak lahar hujan di kali Gendol merupakan penambang pasir plat K asal Grobogan, Jawa Tengah.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Akibat tak mengindahkan peringatan, satu unit truk tambang terjebak banjir lahar hujan Merapi di Kali Gendol, perbatasan Kalurahan Kepuharjo dan Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Selasa (19/4/2022) siang.
Sebelumnya, penambang pasir sudah diingatkan bahwa puncak Gunung Merapi tengah diguyur hujan.
Hal ini berpotensi terjadinya lahar hujan.
Namun, sayang peringatan itu tak diindahkan.
Mereka pun tak percaya, terlebih di lokasi kejadian tidak turun hujan.
"Lagipula dia (sopir) arah hadap mobilnya salah. Mestinya ke barat, timur atau ke selatan. Tapi dia hadap utara. Nantang arus," kata Tim Reaksi Cepat, BPBD Kabupaten Sleman, Sugiyanto.
Akibatnya, truk tak bisa diselamatkan begitu banjir lahar hujan benar-benar datang.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengungkapkan, satu armada Truk yang terjebak lahar hujan di kali Gendol merupakan penambang pasir plat K asal Grobogan, Jawa Tengah.
Truk terjebak banjir cukup dalam. Hampir semua badan truk tertutup sehingga untuk proses evakuasi dimungkinkan akan menggunakan alat berat.
"(Rencana evakuasi) pakai alat berat," tuturnya. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/2-unit-truk-pasir-saat-terjebak-banjir-lahar-hujan-di-Kali-Woro.jpg)