Mengenal Ponpes Darul A'Shom, Tempat Belajar Agama Islam dan Alquran dengan Bahasa Isyarat
Mengenal Ponpes Darul A'Shom, Tempat Belajar Agama Islam dan Alquran dengan Bahasa Isyarat
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Darul A'shom merupakan pondok pesantren (Ponpes) yang fokus untuk mendidik anak-anak berkebutuhan khusus untuk belajar agama Islam dan menghafal Alquran.
Ponpes Darul A'shom terletak di Jalan Kayen Raya Nomor C11, Padukuhan Kayen, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Pengurus sekaligus istri pendiri Ponpes Tunarungu Darul A'Shom, Umi Nabila, mengatakan, Ponpes ini telah diresmikan sejak 19 September 2019 silam.
Pendirian ponpes yang menaungi anak-anak tuna rungu ini dilatar belakangi keprihatinan banyaknya anak-anak tuna rungu yang minim pengetahuan dan pemahaman soal agama Islam.
"Bukan tanpa alasan, kami merasa resah dengan beberapa anak tunarungu yang minim pengetahuan dan pemahaman tentang agama Islam," kata Umi Nabila saat ditemui Tribunjogja.com di Ponpes Tunarungu Darul A'Shom, Senin (18/4/2022) sore.
Secara singkat, menurut Umi Nabila, pihaknya mendirikan Ponpes itu dengan membantu anak-anak berkebutuhan khusus atau yang memiliki keterbatasan masalah pendengaran untuk mengenal agama Islam lebih dalam.
Para santri dan santriwati yang belajar di Ponpes Tunarungu Darul A'Shom memiliki kebutuhan khusus sehingga sedikit lebih sulit dalam memahami mengenai pengatahuan agama dibandingkan dengan manusia normal.
Namun demikian, pihak ponpes, akan berusaha semaksimal mungkin mengenalkan agama Islam dan mengajari membaca Alquran dengan menggunakan bahasa isyarat.
Kemudian juga kegiatan lainnya mulai dari wiraswasta, olahraga dan seni bela diri.
Pihak ponpes menurut Umi Nabila menyiapkan pendamping khusus yang sudah dibekali ilmu menggunakan bahasa isyarat sehingga memudahkan para santri/santriwati memahami pelajaran yang diberikan.
Total ada 19 ustaz dan ustazah sebagai tenaga pengajar yang mendampingi 108 santri berkebutuhan khusus di Ponpes Tunarungu Darul A'Shom.
Menurut Umi Nabila, santri/santriwati yang belajar di Ponpes Tunarungu Darul A'Shom ini berasal dari seluruh Indonesia.
Mulai dari Sumatera, Pulau Kalimantan hingga Pulau Sulawesi.
Pihaknya berharap, para santri/santriwati setelah lulus dari Ponpes tersebut dapat menerapkan ilmu yang telah diajarkan kepada orang di sekitarnya.
Bahkan, para santri yang lulus setidaknya juga bisa mengajarkan dan mendirikan Ponpes bagi orang lain yang membutuhkan di kampung halaman mereka.
"Jadi ilmu yang kami diberikan kepada para santri, tidak terbuang sia-sia,"tandasnya. (Tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mengenal-Ponpes-Darul-AShom-Tempat-Belajar-Agama-Islam-dan-Alquran-dengan-Bahasa-Isyarat.jpg)