Berita Kabupaten Magelang Hari Ini
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Pemkab Magelang Siapkan Skema Pengamanan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang siapkan skema pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pada libur lebaran 2022 mendatang.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang siapkan skema pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pada libur lebaran 2022 mendatang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto mengatakan, skema yang disiapkan antaranya jalur-jalur lalu lintas pemudik serta pos pengamanan di ruang-ruang publik.
"Jalur-jalur lalu lintas yang akan kemungkinan dilewati sudah kami minta disiapkan. Lalu, prediksinya karena 2 tahun ada kebijakan yang mudik dibatasi. Ini (jumlah pemudik) kemungkinan akan cukup besar, bisa jadi ledakan kunjungan wisata. Untuk mengantisipasinya dengan merencanakan membuat pos-pos layanan yang selama ini hanya pos pengamanan (pospam). Sekarang ada pos pelayanan baik di tempat wisata maupun pusat perdagangan atau mal. Termasuk, mendirikan pos pengamanan di Nepal Van Java, Ketep Pass, dan Artos Mall ," ujarnya usai Rapat Koordinasi Jelang Lebaran di Ruang Rapat Cemerlang, Pemkab Magelang Senin (18/04/2022).
Baca juga: Pemain Baru PSS Sleman Sedang Lakukan Tes Medis, Hambali Tolib Salah Satunya?
Ia menambahkan, kesiapan lebaran juga dilakukan dengan memonitor kesiapan sarana dan prasana, ketentraman, dan ketertiban umum.
Di antaranya, memantau barang kebutuhan pokok hingga sarana fasilitas pelayanan kesehatan.
"Kami sebagai pelayan publik harus menyiapkan segala sesuatuny (untuk keamanan libur lebaran)," terangnya.
Baca juga: Bupati Bantul Keluarkan Surat Edaran Bersama untuk Menanggulangi Kejahatan Jalanan
Sementara itu, saat disinggung terkait aktivitas masyarakat saat libur lebaran nanti. Ia mengatakan, tetap akan mengacu pada PPKM dan instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri).
"Sampai sekarang, kelihatan ada sedikit kelonggaran tidak seperti tahun kemarin. Sekarang yang penting sepanjang (ada) vaksinasi dan prokes dilakukan, mungkin saya kira lebih longgar tidak seperti dua tahun terakhir," urainya. (ndg)