Berita Otomotif Terkini

Rombak Kaki-kaki, BMW E38 735iL Tampil Makin Sporty

BMW E38 735iL memiliki bodi dengan bentuk mengkotak, sudut membulat, dan sisipan garis-garis tegas yang mampu memberikan kesan klasik yang timeless.

Tayang:
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
BMW E38 735iL milik Taufik Archi 

TRIBUNJOGJA.COM - Tanpa dimodifikasi sekalipun, BMW 735iL sudah sangat nyaman dipandang.

Tak berlebihan tampaknya, meskipun usia mobil ini tak lagi tergolong muda, namun BMW 735iL dengan kode sasis E38 merupakan mobil termewah dalam kasta sedan pabrikan Jerman.

Seluruh teknologi yang tercanggih ada pada model seri 7,  generasi ini diproduksi dalam rentang tahun 1994 hingga 2001.

Akan tetapi, dengan sentuhan tangan dingin dan terampil para modifikator, sedan berperforma tinggi itu semakin elegan dan berkarakter, satu di antaranya ialah BMW 735iL tahun 1997 berkelir violet milik Taufik Archi asal Sleman, DI Yogyakarta .

"Saya baru memiliki mobil ini pada awal tahun 2021 lalu. Saya memang menyukai mobil pabrikan BMW, coba cari dan akhirnya pilihan jatuh pada seri 7 ini. Sebab seri 7 ini merupakan VIP-nya mobil BMW, dengan body besar dan panjang, dibekali mesin dengan cc yang lumayan besar," ujar Taufik Archi kepada Tribunjogja.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kustom Kawasaki Blitz R Jadi Replika Motor Klasik BMW R25

"Di samping itu, untuk harga BMW seri 7 ini juga tidak terlalu mahal untuk harga mobil bahannya," lanjut konsultan perencana arsitektur dan pelaksana konstruksi, A3+ Architect Design ini.

Sedikit membahas sejarahnya, BMW 735iL ini memang lahir dengan desain yang lebih gagah dan elegan dibanding generasi sebelumnya.

Untuk variannya, BMW E38 hadir dengan beberapa varian, yakni 728i, 730i, 735i, 740i dan 750i sebagai varian flagship, ada pula E38 juga punya pilihan mesin diesel yaitu 730d dan 740d.

BMW E38 juga punya pilihan sasis yang lebih panjang 200 mm yang ditandai dengan huruf 'L' di setelah huruf 'i'.

Di sektor dapur pacu, BMW E38 735iL menanamkan mesin berkode M62B35 V8 berkapasitas 3.500 cc, menghasilkan tenaga mencapai 235 HP dan torsi 320 Nm. 

Dibekali fitur canggih dan mesin yang handal, mobil satu ini memiliki handling yang sempurna. 

Di samping itu, E38 juga sudah dilengkapi fitur lengkap dan canggih meliputi airbag, power window, power steering, audio steering control, panel AC digital serta jok elektrik.

Dijelaskan Taufik Archi, cukup banyak ubahan yang ia lakukan pada mobil kesayangannya.

Namun, yang paling mencolok dari ubahan yang ia lakukan ialah pada bagian kaki-kaki, meliputi velg, ban, menyematkan air suspension dan shock breaker.

"Saya ingin look mobil ini tetap klasik, tetap enak dilihat, nyaman juga saat dikendarai," ujar Taufik Archi.

Ya, Taufik Archi juga memasangkan berbagai perangkat mewah pada kaki-kaki sedan Jerman miliknya.

Untuk membuat mobilnya kandas alias ceper, Taufik Archi memasangkan air suspension dari Air BFT Indonesia.

Perangkat ini bisa disetel untuk mengangkat dan menurunkan bodi sesuai dengan kebutuhan, agar permukaan mobil tidak membentur jalan.

Air suspension Air BFT Indonesia bisa langsung terkoneksi dengan android pada smartphone dan bisa disetel dari remote control, sehingga memudahkan pengemudi menyesuaikan ketinggian mobil ketika berkendara.

Lanjut, sektor pelek juga jadi perhatian modifikasi yang dilakukan Taufik Archi dengan memasangkan pelek Intelesse Algernon Japan.

Selain itu, Taufik Archi juga memasangkan chamber kit pada kaki-kaki BMW E38 735iL miliknya yang membuat tampilan kaki-kaki terlihat miring ke dalam.

Satu di antara fungsinya adalah untuk meningkatkan stabilitas, dan menyempurnakan kemampuan saat menikung dalam kecepatan tinggi.

Secara estetika, mobil memang jadi terlihat keren saat posisi diam atau bergerak.

"Untuk velg saya menggunakan Intelesse Algernon Japan ring 19 lebar 9,5 untuk bagian depan dan ring 19 lebar 10,5 bagian belakang. Dibalut ban berukuran 225-35 untuk depan, dan 235-35 bagian belakang. Agar terkesan lebih menempel ke lantai, saya tambahkan side skirt extension," jelas Taufik Archi.

"Sedangkan untuk bagian mesin, sama sekali tidak diubah karena basicnya cc-nya lumayan besar yakni 3.500 cc, saya rasa itu sudah cukup untuk membawa mobil ini touring bahkan ke luar kota," ujar dia.

Baca juga: Singa Australia, Holden Premier HQ Station Wagon 1972 Pernah Ditawar Artis Rp600 Juta

Desain Timeless

BMW E38 735iL memiliki bodi dengan bentuk mengkotak, sudut membulat, dan sisipan garis-garis tegas yang mampu memberikan kesan klasik yang timeless.

Kap mesin bagian depan mengikuti bentuk kidney grill yang memanjang ke belakang.

Kesan elegan dan classy dari mobil ini juga semakin terpancar dari kidney grillnya yang khas ala BMW berupa bentuk yang lebar dan dikelilingi dengan aksen krom.

Untuk segi pencahayaannya sendiri, E38 sudah menggunakan headlamp yang berbentuk persegi panjang dan lampu proyektor khas BMW.

"Sekira satu tahun lebih saya merawat mobil ini, kendala yang dihadapi salah satunya ialah mencari part-partnya, yang mulai susah ditemui dan bahkan belum tentu ada. Kalau untuk harga part, saya rasa relatif," tandasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved