Berita Bantul Hari Ini

Eggroll Berbahan Ubi Ungu Buatan Warga Bantul Laris Manis Selama Ramadan, Terjual Hingga Singapura

"Ramadan tahun ini lebih mending banget dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya selama pandemi. Ramadan tahun ini kami bisa memproduksi 500 box

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Santo Ari
Proses membuat eggroll ubi ungu oleh karyawan Shasa Eggroll 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Aneka camilan hampir dipastikan tersedia di meja saat Ramadan atau Idul Fitri, baik untuk dikonsumsi sendiri atau untuk menyambut tamu.

Salah satu camilan yang bisa disajikan adalah eggroll.

Dengan datangnya bulan Ramadan ini, tentu saja menjadi berkah tersendiri bagi warga Padukuhan Bedukan RT 03, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret yang bekerja di Shasa Eggroll Ubi Ungu.

"Ramadan tahun ini lebih mending banget dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya selama pandemi. Ramadan tahun ini kami bisa memproduksi 500 box per hari, satu box berisi 15 eggroll," ujar Aqiella Fadia Rizqi, marketing Shasa Eggroll Ubi Ungu.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 16 April 2022: Tambah 15 Kasus Baru Dilaporkan Hari Ini

Sementara hari biasa sebelum bulan Ramadan pihaknya bisa mengeluarkan 200 sampai 300 box per hari.

Satu box, dijual seharga Rp 14 ribu.

Meski tahun 2022 ini masih di masa pandemi, mereka mampu meningkatkan produksi eggroll.

Namun demikian, jumlah tersebut pun masih kalah jauh dibandingkan Ramadan sebelum pandemi yang bisa mencapai 1.000 box per hari.

Lebih jauh tentang usaha egg roll ubi ungu ini, Aqiella menceritakan bahwa rumah usaha ini dibangun sejak tahun 2010 silam.

"Dulu pemilik Sasha Eggroll, Bu Iva hobi membuat kue. Dia melihat kue apa yang bisa laku terus dan bukan di waktu-waktu tertentu saja. Eggroll sendiri di pasaran sudah banyak merek dan kalau membuat yang sama pasti akan kalah bersaing, maka inovasinya memakai bahan dasar ubi ungu," ceritanya.  

Eggroll merupakan camilan jadul yang banyak disukai oleh berbagai kalangan dari anak kecil hingga orang tua.

Berbekal itu, pemilik dari Sasha Eggroll pun membuatnya dengan bahan dasar ubi ungu.

Dengan bahan dasar tersebut, tentu saja akan membuat rasa dan warna ungu yang lebih menarik.

Dipilihnya ubi ungu ini juga lantaran Yogyakarta memiliki pasar telo sebagai salah satu suplier ubi dan ketela terbesar.

Seiring berjalannya waktu, usaha rumahan ini semakin besar dan mampu mempekerjakan sekitar 20 orang karyawan dari warga sekitar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved