Optimalkan Komunikasi, Kadin DIY Gelar Workshop Pengembangan Media Digital

Menuju penggunaan media digital seutuhnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menggelar workshop ‘Transformasi Pengembangan Media Informasi

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ardhike Indah
Syahbenol Hasibuan, Penasehat Kadin DIY membuka workshop, Sabtu (9/4/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menuju penggunaan media digital seutuhnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menggelar workshop ‘Transformasi Pengembangan Media Informasi dan Sosialisasi Tata Kelola Organisasi’, Sabtu (9/4/2022) lalu.

Agenda dihadiri oleh Direktur Program dan Digitalisasi Kadin Indonesia, Kiki Rizky Paruntu dan Direktur Organisasi & Keuangan Kadin Indonesia, Tata Wahyudin.

Kemudian, Waketum Bidang Organisasi & Keanggotaan, Robby Kusumaharta dan Komtap Teknologi Informasi Kadin DIY, Rendy Mahardika.

Peserta workshop adalah seluruh waketum atau yang mewakili. Di samping itu juga hadir, GKR Mangkubumi selaku Ketua Umum Kadin DIY dan Syahbenol Hasibuan, Penasehat Kadin DIY.

Kiki mengatakan digitalisasi adalah hal yang harus dipelajari di zaman teknologi ini.

Baca juga: DP3AP2 DIY Rancang Pusat Kreativitas dan Boarding School Anak Bermasalah untuk Tangani Klitih

“Digitalisasi media sangat dibutuhkan oleh organisasi, termasuk Kadin Indonesia,” jelas Kiki Rizky Paruntu.

Kiki menjelaskan Kadin Indonesia secara bertahap menerapkan digitalisasi media dengan harapan sosialisasi dan komunikasi dengan seluruh anggita dan Kadin di seluruh Indonesia menjadi lebih optimal.

“Rencana Kadin DIY untuk membangun media digital layak diacungi jempol,” puji Kiki.

Ditambahkan Rendy, Kadin DIY sedang menyiapkan media dengan platform digital, yaitu Kadindiy TV, Kadindiy Magz, Kadindiy.id dan Kadindiy Medos.

Menurut Rendy dengan dukungan seluruh pengurus Kadin DIY maka rencana meuwjudkan media digital Kadin DIY bukan merupakan impian.

“Di era saat ini, setiap organisasi, baik profit dan non profit, harus dikelola dengan tata kelola yang baik dan manajemen modern,” tambah Tata Wahyudin.

Menurut Tata, Kadin Indonesia dalam menjalankan tugas dan fungsinya selalu mendasarkan pada tata Kelola yang baik. 

Dalam hal ini, manajemen modern diterapkan dengan tetap mendasarkan pada visi, misi, tujuan dan regulasi organisasi yang telah ditentukan.

“Kadin DIY mempunyai pekerjaan rumah yaitu secara bertahap harus mengoptimalkan jalannya roda organisasi agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya,” tegas Robby Kusumaharta.

Selanjutnya, Robby berharap setiap bidang di bawah waketum dapat menjalankan program yang telah disusun sehingga Kadin DIY dapat bermanfaat bagi anggotanya, dunia usaha dan masyarakat.

Baca juga: Kronologi KKB Papua Tembak Dua Tukang Ojek, Tiba-tiba Diadang di Tengah Jalan Seusai Antar Penumpang

“Saya berharap seluruh pengurus KADIN DIY yang hadir dalam acara workshop dapat memperoleh pelajaran yang berharga sehingga dapat mengoptimalkan gerak roda organisasi,” harap GKR Mangkubumi dalam sambutan penutupan.

Menurut Ketua Umum Kadin DIY itu, untuk menuju digitalisasi media dan tata Kelola organisasi yang baik sangat bergantung kepada dukungan seluruh pengurus.

Di samping itu, dukungan pemangku kepentingan juga diperlukan sehingga media digital Kadin DIY dapat segera direalisasikan. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved