Serie A

UPDATE Transfer AC Milan: Perubahan di Beberapa Lini Rossoneri Musim Depan

AC Milan tahu bahwa Franck Kessie dan Alessio Romagnoli saat ini ditakdirkan untuk pergi pada akhir Juni.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Sempremilan
Duo Lille, Renato Sanches dan Sven Sotman, incaran AC Milan musim panas 2022 

TRIBUNJOGJA.COM - AC Milan kemungkinan besar akan kehilangan dua pemain dengan status bebas transfer jelang musim depan.

Namun, Rossoneri telah sudah memiliki pengganti kedua pemain, yang merupakan pemain dari satu klub yang sama dari Prancis.

Menurut il Corriere della Sera via MilanNews, AC Milan tahu bahwa Franck Kessie dan Alessio Romagnoli saat ini ditakdirkan untuk pergi pada akhir Juni.

Seperti diketahui, kontrak kedua pemain tersebut akan habis di akhir musim ini, atau pada 30 Juni 2022 nanti.

Lantaran vitalnya peran Kessie dan Romagnoli, manajemen Rossoneri harus mencari pengganti kedua pemain.

Paolo Maldini dan Ricky Massara sudah memikirkan nama-namanya dan keduanya berasal dari Lille, seperti dikutip Tribun Jogja dari SempreMilan.

Keduanya adalah Renato Sanches dipilih sebagai pengganti Franck Kessie dan Sven Botman sebagai penerus kapten AC Milan, Alessio Romagnoli.

Untuk Sanches, harga harus ditetapkan sekitar € 20 juta mengingat bahwa pemain internasional Portugal memiliki kontrak yang berakhir pada tahun 2023.

Namun untuk Botman, hal-hal praktis sudah dilakukan dan operasi berada di tempat yang baik untuk dilakukan menjelang musim 2022-2023.

Klub siapkan €100 untuk Maldini

Sebelumnya, pemilik AC Milan bahkan dikabarkan telah menyiapkan dana besar untuk belanja pemain di jendela transfer musim panas.

Namun Paolo Maldini dan Ricky Massara harus berhati-hati ketika mereka merencanakan pembelian pemain pada Juli 2022 mendatang.

Menurut La Gazzetta dello Sport via MilanNews, pemilik Milan Elliott Management siap menginvestasikan €100 juta di musim panas, dikutip Tribun Jogja dari SempreMilan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat setiap sektor dalam skuad duna meningkatkan level kualitas pasukan Stefano Pioli.

Berikut adalah daftar target transfer AC Milan yang akan didatangkan di jendela transfer musim panas mendatang.

Divock Origi

Paolo Maldini disebut masih bingung memilih antara Divock Origi dengan Gianluca Scamacca.

Atau jika memungkinkan, direktur teknik AC Milan tersebut akan memilih keduanya untuk bergabung dengan Rossoneri.

Divock Origi dilaporkan tinggal selangkah lagi bergabung dengan AC Milan di jendela transfer musim panas.

Pembicaraan kontrak pemain asal Belgia itu dengan manajemen Rossoneri dikabarkan telah memasuki tahap lebih lanjut menuju final.

Bahkan telah ada laporan tentang jumlah kontrak dan pendapatan yang akan diterima penyerang Liverpool tersebut saat berseragam Merah-Hitam.

Namun, meski AC Milan makin dekat ke Origi, Gazzetta Dello Sport melaporkan bahwa Gianluca Scamacca juga merupakan pilihan.

Menurut Niccolo Ceccarini dari TMW, Rossoneri telah mempercepat pembicaraan dengan Origi dan kesepakatan telah dicapai.

Negosiasi tersebut telah memasuki tahap akhir dan gaji yang akan diperoleh Origi akan mencapai € 4 juta per tahun.

Gianluca Scamacca

Namun menurut laporan, Paolo Maldini dan Ricky Massara tidak akan berhenti di Divock Origi saja.

Maldini dikabarkan juga berniat untuk mengontrak penyerang Sassuolo, Gianluca Scamacca atau hanya satu dari mereka.

Pasalnya, untuk daftar skuad UEFA, Scamacca akan menjadi pilihan yang lebih baik meski harus ditebus dengan biaya transfer cukup mahal yakni €30 juta.

Menurut laporan lain, Gianluca Scamacca memang menjadi satu dari target transfer AC Milan di musim panas mendatang.

Rossoneri sedang mencari striker yang bisa menjadi andalan mereka di masa depan, mengingat Zlatan Ibrahimovic dan Olivier Giroud bisa pergi.

Gazzetta Dello Sport via MilanNews melaporkan bahwa AC Milan siap membayar €30 juta untuk tanda tangan Scamacca musim panas ini.

Angka yang menurut Sassuolo agak terlalu rendah, tapi Rossoneri disebut bisa langsung membayarnya.

Dalam beberapa hari terakhir juga banyak beredar kabar yang mengaitkan Milan dengan Divock Origi yang kontraknya akan habis pada musim panas nanti.

Pembicaraan sudah lanjut dan Rossoneri selangkah lagi untuk mengamankan jasanya, menurut Gazzetta Dello Sport.

Namun AC Milan disebut akan lebih memutuskan untuk fokus pada Scamacca daripada Origi, karena aturan skuad UEFA.

Pasalnya, memiliki pemain lokal atau dari negara sendiri, akan lebih menguntungkan tim dalam hal kemampuan untuk memiliki skuat yang lebih besar.

Charles De Ketelaere

Selain itu, AC Milan disebut masuk dalam perburuan untuk mengamankan jasa penyerang Belgia Charles De Ketelaere.

De Ketelaere yang berusia 21 tahun memainkan sepak bolanya di negara asalnya Belgia bersama Club Brugge, mengumpulkan 21 kontribusi gol dari 32 pertandingan liga sejauh musim ini.

Menurut calciomercato.com, pers Belgia melaporkan bahwa penyerang muda itu telah diidentifikasi oleh sejumlah tim papan atas, dan dihargai €35 juta.

AC Milan dikatakan berusaha keras dalam melakukan kontak dengan pemain, tetapi sekarang menghadapi persaingan dari Manchester United.

Kedua belah pihak dikatakan sebagai pihak yang serius mengejar penyerang serba bisa tersebut. Napoli telah menjauhkan diri meskipun sebelumnya menunjukkan minat, menurut laporan itu.

Lahir pada tahun 2001, De Ketelaere bergabung dengan Club Brugge pada usia 7 tahun dan sejak itu berhasil naik ke tim utama, menjadi pemain internasional Belgia pada November 2020.

Sven Botman

Transfer Sven Botman ke AC Milan dikabarkan tinggal selangkah lagi, karena hanya menunggu panggilan telepon Paolo Madini.

Menurut laporan, manajemen Rossoneri berharap mereka akan mencapai kesepakatan dengan Lille untuk Sven Botman dalam beberapa minggu mendatang menjelang musim 2022-2023.

Pada beberapa hari terakhir telah ada laporan AC Milan telah terjadi kesepakatan antara AC Milan dan Lille untuk Botman.

Namun disebutkan bahwa negosiasi antara kedua belah pihak sebenarnya masih berlangsung dan belum final, menurut MilanNews via SempreMilan.

Manajemen Rossoneri dan sang pemain memang telah lama memiliki kesepakatan prinsip mengenai ketentuan kontraknya.

Bahkan Botman dikabarkan telah memberikan prioritas hanya kepada AC Milan, sebagai klub tujuannya setelah meninggalkan Lille.

Namun belum ada telepon yang memastikan kesepakatan akhir telah dicapai antara AC Milan dengan klub Ligue 1 Prancis itu.

Menurut laporan, itu adalah penentu selesainya transfer yang disebut akan segera dilakukan Paolo Maldini dan Ricky Massara dalam waktu dekat.

Selain itu, itu juga sebagai senjata untuk mencegah klub lain memasuki perburuan terhadap bek tengan asal Belanda itu.

Renato Sanches

AC Milan masih mencoba untuk menyelesaikan kesepakatan ganda dengan Lille yang melibatkan Renato Sanches serta Sven Botman.

Menurut laporan, manajemen Rossoneri ternyata menemui hambatan karena itu bukanlah pekerjaan yang mudah untuk diselesaikan.

La Gazzetta dello Sport via SempreMilan.it, menyebut, AC Milan terus mengupayakan kepindahan Renato Sanches di jendela transfer musim panas.

Gelandang Portugal itu disebut sebagai adalah target nomor satu untuk lini tengah Rossoneri, karena mereka akan ditinggalkan Franck Kessie.

Banyak yang menyebut bahwa pemain Portugal itu adalah pemain yang ideal untuk menggantikan gelandang Pantai Gading yang akan bergabung dengan Barcelona.

Namun ada setidaknya dua masalah berat yang harus dihadapi Paolo Maldini dan Ricky Masssara untuk mendatangkan Sanches ke Milanello.

Yang pertama adalah bahwa agennya Jorge Mendes - negosiator yang terkenal tangguh - menginginkan gaji bersih €6 juta per musim untuk kliennya.

Itu pastinya adalah angka yang dianggap terlalu tinggi oleh manajemen AC Milan sehubungan dengan kontrak seorang pemain di Liga Italia Serie A.

Namun Paolo Maldini dan Ricky Massara masih terus bekerja sama dengan Mendes untuk mencoba mencari jalan tengah dan menemukan kesepakatan.

Dan menurut laporan, hingga berita ini dibuat, tidak ada pertanda positif dari pembicaraan transfer oleh kedua pihak tersebut.

Sedangkan alasan yang kedua adalah, Renato Sanches dianggap tidak terlalu meyakinkan dalam hal fisiknya, karena telah mengalami sempat kali cedera musim ini.

Gelandang berusia 24 tahun itu tercatat tidak bermain sejak 12 Maret karena bermasalah dengan kebugarannya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved