PSS Sleman
Kas Hartadi: PSIS Semarang Tetap Fight, Tak Ada Kata Main-main Lawan PSS Sleman
Aman bertahan di kompetisi musim depan usai menang 1-0 atas Tornado Kendal, Laskar Mahesa Jenar berjanji tetap tampil habis-habisan.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- PSIS Semarang memastikan tetap tampil habis-habisan meski sudah aman bertahan di kompetisi.
- Beberapa pemain absen karena akumulasi kartu, namun mayoritas tim siap termasuk Beto Goncalves yang sudah pulih.
- Pelatih Kas Hartadi menegaskan kewaspadaan penuh terhadap PSS Sleman dan menekankan profesionalisme tim di laga pamungkas.
TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - PSIS Semarang menegaskan keseriusannya menghadapi PSS Sleman pada laga pamungkas Pegadaian Championship 2025/2026.
Meski sudah dipastikan aman bertahan di kompetisi musim depan usai menang 1-0 atas Tornado Kendal, Laskar Mahesa Jenar berjanji tetap tampil habis-habisan.
Pertandingan kontra PSS Sleman akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Penentu bagi PSS Sleman
Laga ini memang sudah tidak menentukan bagi PSIS, namun sangat krusial bagi tuan rumah yang mengincar tiket promosi.
Pelatih PSIS Semarang, Kas Hartadi, memastikan timnya datang dengan motivasi penuh. Ia menegaskan tidak akan ada kompromi dalam pertandingan tersebut.
PSIS tidak mau main-main
“Kita tetap tampil fight di pertandingan besok. Habis-habisan. Ini pertandingan terakhir, jadi tidak ada istilah main-main,” ujar Kas saat dihubungi dari Yogyakarta, Jumat (1/5/2026).
Secara kondisi tim, Kas menyebut mayoritas pemain dalam keadaan siap, meski ada beberapa nama yang harus absen karena akumulasi kartu.
“Pemain dalam kondisi fit semua, cuma memang tidak full team. Ada beberapa yang kena akumulasi seperti M. Alwi dan Habil Akbar. Tapi yang lain siap,” jelasnya.
Sementara itu, striker senior Beto Goncalves yang sempat mengalami masalah hamstring dipastikan sudah pulih dan bisa dimainkan.
“Beto cuma sedikit hamstring, tapi sekarang sudah pulih dan siap tampil,” tambahnya.
Waspadai PSS Sleman
Kas juga menaruh kewaspadaan penuh terhadap kekuatan PSS Sleman yang saat ini berada di papan atas klasemen. Ia bahkan melontarkan candaan dengan menyebut pelatih PSS, Ansyari Lubis, sebagai “Ancelotti”.
“Kita waspadai semua lini PSS. Mereka tim papan atas dengan pemain-pemain bagus. Termasuk pelatihnya juga harus diwaspadai,” ujarnya sambil tersenyum.
Menanggapi berbagai spekulasi di luar soal jalannya pertandingan, Kas memilih tidak ambil pusing. Baginya, yang terpenting adalah bagaimana timnya tetap menunjukkan profesionalisme di lapangan.
“Prediksi orang di luar terserah. Yang penting kita tetap tampil fight,” katanya.
PSIS sendiri dijadwalkan bertolak ke Yogyakarta sehari sebelum pertandingan setelah merampungkan sesi latihan terakhir.
Mantan pelatih PSIM Yogyakarta ini menegaskan, siapa pun pemain yang dibawa nanti adalah yang terbaik untuk menghadapi PSS.
| PSS Sleman Selangkah Lagi Susul PSIM Yogyakarta ke Liga 1, Sri Sultan HB X Sambut Gembira |
|
|---|
| Dapat Dukungan Suporter, Ansyari Lubis Tegaskan PSS Sleman Harus All Out Lawan PSIS Semarang |
|
|---|
| Serbu Lokasi Latihan, Suporter PSS Sleman Janjikan Bonus untuk Pemain Jika Juara |
|
|---|
| Peluang PSS Sleman Promosi Otomatis ke Super League, Laga Terakhir Jadi Penentu Nasib Super Elja |
|
|---|
| Gustavo Tocantins Pecahkan Rekor Gol Marcelo Braga di PSS Sleman Jadi Top Skor Sepanjang Masa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kas-Hartadi-PSIS-Semarang-Tetap-Fight-Tak-Ada-Kata-Main-main-Lawan-PSS-Sleman.jpg)