Perang Rusia Ukraina

PERANG Rusia-Ukraina: Putri Vladimir Putin Ikut Jadi Sasaran Amerika Serikat

Amerika Serikat (AS) telah memberlakukan sanksi terhadap lingkaran dalam Presiden Rusia Vladimir Putin, termasuk putrinya.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Alexey NIKOLSKY / SPUTNIK / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri upacara pengibaran bendera di kapal feri Marshal Rokossovsky melalui tautan video di kediaman negara bagian Novo-Ogaryovo di luar Moskow pada 4 Maret 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM - Amerika Serikat (AS) telah memberlakukan sanksi terhadap lingkaran dalam Presiden Rusia Vladimir Putin, termasuk putrinya.

Daftar itu juga termasuk keluarga Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov dan bank-bank besar.

Langkah-langkah tersebut mengikuti pengungkapan baru kekejaman oleh pasukan Rusia di Ukraina, termasuk gambar mayat warga sipil yang tersebar di jalan-jalan Bucha, dekat ibukota Kyiv.

Rusia mengatakan, tanpa bukti, gambar-gambar itu dibuat oleh pejabat Kyiv.

Meskipun citra satelit menunjukkan warga sipil tewas ketika Rusia menguasai Bucha, Putin pada Rabu menggambarkan peristiwa itu sebagai provokasi kejam dan sinis oleh rezim Kyiv.

Mayat-mayat tergeletak di jalan di Bucha, barat laut Kyiv, saat Ukraina mengatakan pasukan Rusia membuat mundur cepat dari daerah utara sekitar Kyiv dan kota Chernigiv, pada 2 April 2022. Mayat setidaknya 20 pria di sipil pakaian ditemukan tergeletak di satu jalan Sabtu setelah pasukan Ukraina merebut kembali kota Bucha dekat Kyiv dari pasukan Rusia, kata wartawan AFP. Pasukan Rusia menarik diri dari beberapa kota dekat Kyiv dalam beberapa hari terakhir setelah upaya Moskow untuk mengepung ibukota gagal, dengan Ukraina menyatakan bahwa Bucha telah
Mayat-mayat tergeletak di jalan di Bucha, barat laut Kyiv, saat Ukraina mengatakan pasukan Rusia membuat mundur cepat dari daerah utara sekitar Kyiv dan kota Chernigiv, pada 2 April 2022. Mayat setidaknya 20 pria di sipil pakaian ditemukan tergeletak di satu jalan Sabtu setelah pasukan Ukraina merebut kembali kota Bucha dekat Kyiv dari pasukan Rusia, kata wartawan AFP. Pasukan Rusia menarik diri dari beberapa kota dekat Kyiv dalam beberapa hari terakhir setelah upaya Moskow untuk mengepung ibukota gagal, dengan Ukraina menyatakan bahwa Bucha telah "dibebaskan". (RONALDO SCHEMIDT / AFP)

Mengacu pada pembunuhan Bucha, Presiden AS Joe Biden mengatakan pada hari Rabu:

"Tidak ada yang kurang terjadi daripada kejahatan perang besar," kata Biden, seperti dikutip Tribun Jogja dari BBC News.

"Negara-negara yang bertanggung jawab harus bersatu untuk meminta pertanggungjawaban para pelaku ini," tambah Biden.

AS mengatakan bahwa putri Putin, Katerina Vladimirovna Tikhonova dan Maria Vladimirovna Vorontsova, dikenai sanksi karena merupakan anak-anak Putin, seseorang yang properti dan kepentingannya diblokir.

Pengumuman itu menyebut Tikhonova sebagai seorang eksekutif teknologi yang pekerjaannya mendukung GoR (pemerintah Rusia) dan industri pertahanan.

Sementara itu, adiknya, Vorontsova, disebut memimpin program yang didanai negara yang telah menerima miliaran dolar dari Kremlin untuk penelitian genetika dan secara pribadi diawasi oleh Putin.

Ditanya mengapa AS menargetkan putri-putri Putin, seorang pejabat senior pemerintahan Biden mengatakan AS mengira mereka dapat mengendalikan beberapa aset ayah mereka.

"Kami memiliki alasan untuk percaya bahwa Putin, dan banyak kroninya, dan oligarki, menyembunyikan kekayaan mereka, menyembunyikan aset mereka, dengan anggota keluarga yang menempatkan aset dan kekayaan mereka di sistem keuangan AS, dan juga banyak bagian lain di dunia," kata pejabat itu.

"Kami percaya bahwa banyak aset Putin disembunyikan dengan anggota keluarga, dan itulah mengapa kami menargetkan mereka."

Sanksi AS yang diumumkan oleh Gedung Putih meliputi:

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved