Liga Champions

Manchester City1-0 Atletico Madrid: “Pertama Kali Ada Formasi 5-5-0!” - De Bruyne

Kapten City menyebut di laga perempat final leg pertama Liga Champions itu pertama kalinya ia menyaksikan bagimana formasi 5-5-0 diterapkan tim lawan.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Paul ELLIS / AFP
Striker Matheus Cunha (kiri) dan penjaga gawang Manchester City Brasil Ederson (kanan) bersitegang pada pertandingan perempat final Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Atletico Madrid di Stadion Etihad Manchester, Rabu 6 2022. Manchester City memenangkan pertandingan 1-0. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kevin De Bruyne membuat pengakuan mengejutkan setelah kemenangan 1-0 Machester City dari Atletico Madrid di Stadion Etihad, Rabu (6/4/2022).

Kapten City menyebut di laga perempat final leg pertama Liga Champions itu pertama kalinya ia menyaksikan bagimana formasi 5-5-0 diterapkan tim lawan.

Itu tidak lain adalah skema yang dimainkan Diego Simeone saat Atletico Madrid berkunjung ke markas The Cityzens di Liga Champions.

Meski dibilang telah memainkan pertahanan super defensif, Los Rojiblancos tetap kalah setelah kebobolan satu gol yang dicetak Kevin De Bruyne pada menit ke-70.

“Tim (Atletico Madrid) bermain sangat defensif (melawan kami), tetapi hari ini, untuk pertama kalinya, saya melihat tim bermain 5-5-0,” kata pemain internasional Belgia itu kepada TNT Sports, dikutip Tribun Jogja dari Goal Global.

"Tidak ada striker. Jadi sangat sulit menemukan ruang."

De Bruyne menambahkan, City sebenarnya mempunyai banyak peluang yang bisa berbuah gol, meski hanya satu yang bersarang di gawang Jan Oblak.

"Di babak kedua kami memiliki lebih banyak peluang dan untungnya kami mencetak satu, tetapi kami juga tidak kebobolang, kami memainkan permainan yang sangat bagus."

Sementara itu, pelatih City Pep Guardiola membenarkan pernyataan De Bruyne dalam konferensi pers pasca-pertandingannya.

"Kami merasakan bahwa mereka (Atletico Madrid) akan bermain 5-3-2, kemudian mereka menyesuaikan diri dan menjadi 5-5.

Menurut Guardiola, bermain melawan tim yang bermain dengan formasi super defensif, akan sangat sulit untuk dapat memenangkannya.

"Dalam prasejarah, hari ini dan dalam seratus ribu tahun sangat sulit untuk menyerang 5-5, tidak ada ruang."

Apa kata Stefan Savic?

Di sisi lian, Atletico tidak mencatatkan satu pun tembakan ke gawang selama 90 menit karena pemain seperti Antoine Griezmann.

Bahkan Joao Felix menghabiskan sebagian besar malam dengan menekan sementara City mendominasi penguasaan bola.

Sementatra itu Stefan Savic, yang tampil cemerlang di jantung pertahanan Diego Simeone, merasa strategi mereka berhasil meski kalah.

“Kami tidak pernah suka kalah. Kami tidak senang karena kami kalah, tetapi pada akhirnya itu bukan hasil yang buruk, kami bermain di kandang City dan mereka tidak memiliki banyak peluang bersih," kata bek tengah Atletico itu kepada Movistar.

“Mereka menguasai bola tetapi saya pikir kami kekurangan sedikit kaki di sepertiga akhir, kami memiliki beberapa serangan dengan Griezmann atau Joao yang seharusnya bisa kami selesaikan dengan lebih baik. Saya tenang karena kami memiliki 90 menit tersisa di stadion kami.”

Savic juga berjanji bahwa Atletico akan lebih berani di leg kedua saat mereka berusaha membalikkan keadaan dan mencapai empat besar.

“Ketika kami bertahan sangat rendah, tidak mudah untuk keluar, kami memiliki dua atau tiga (serangan balik) yang seharusnya bisa kami lakukan lebih baik, tetapi kami kekurangan kaki,” katanya.

"Di rumah akan berbeda, kami memiliki kebutuhan yang berbeda, seperti mencetak gol dan kami akan pergi untuk mencetak gol."

Laporan laga Man City 1-0 Atletico Madrid

Manchester City tampil mendominasi pada babak pertama. Pasukan Pep Guardiola unggul penguasaan bola mencapai 70 persen.

Namun, dominasi The Citizens sepanjang paruh pertama tak menghasilkan gol, menurut Kompas.com.

Rapatnya pertahanan Atletico Madrid benar-benar membuat kubu tuan rumah kesulitan.

Selama 45 menit pertama, Man City bahkan tak mampu melepaskan tembakan tepat sasaran ke arah gawang Atletico.

Aksi-aksi individu Raheem Sterling dan Bernardo Silva bisa diredam pemain belakang Los Colchoneros.

Sementara itu, upaya tembakan dari luar kotak penalti seperti yang dilakukan Ilkay Guendogan pada menit ke-21 juga tidak efektif.

Di sisi seberang, serangan balik cepat menjadi andalan Atletico.

Skuad besutan Diego Simeone itu beberapa kali membuat ancaman melalui aksi Joao Felix yang menyisir sisi luar pertahanan Man City.

Babak pertama duel Man City vs Atletico Madrid pun berjalan alot dengan kedua tim tak mampu membuat tembakan ke arah gawang.

Skor imbang tanpa gol menutup paruh pertahanan laga di Etihad.

Memasuki babak kedua, Atletico Madrid lebih dulu membuat perubahan.

Diego Simeone memasukkan tiga pemain sekaligus yakni Rodrigo De Paul, Angel Correa, dan Matheus Cunha pada menit ke-60.

Pep Guardiola lantas juga melakukan perubahan.

Juru taktik asal Spanyol itu memasukkan Jack Grealish, Phil Foden, dan Gabriel Jesus untuk mengubah alur serangan Man City.

Tak berselang lama, tim tuan rumah berhasil memecah kebuntuan.

Sentuhan pertama Phil Foden berujung assist kepada Kevin De Bruyne.

Umpan terobosan Foden sukses dituntaskan De Bruyne dengan tembakan mendatar ke pojok gawang Atletico yang dikawal Jan Oblak.

Menit ke-70, Man City memimpin 1-0. Selepas gol Kevin De Bruyne, Atletico Madrid lebih berani menyerang.

Kecepatan dua sisi sayap menjadi andalan Los Colchoneros.

Sementara di kubu City, masuknya Phil Foden terbukti mampu membuat serangan armada Pep Guardiola lebih berbahaya.

Duel di Etihad pun berjalan lebih menarik. Pada menit ke-82, sempat terjadi sedikit ketegangan di depan bench Manchester City.

Hal ini dipicu oleh pelanggaran Sime Vrsaljko kepada Jack Grealish. Pada sisa waktu babak kedua, Man City terus menekan.

Kevin De Bruyne punya kans menggandakan keunggulan pada menit ke-86, tetapi sepakan kerasnya melambung ke atas gawang Atletico.

Hingga wasit Istvan Kovacs asal Romania meniup peluit panjang tanda selesainya laga Man City vs Atletico Madrid, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Skor akhir, Manchester City menang 1-0 atas Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2021-2022.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved