Berita Kota Yogya Hari Ini

KAI Daop 6 Yogyakarta: Penumpang yang Sudah Vaksin Booster Covid-19 Tak Perlu Antigen atau PCR

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi atau Daop 6 Yogyakarta turut memberlakukan persyaratan baru keberangkatan mulai hari ini

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ardhike Indah
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta, Supriyanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi atau Daop 6 Yogyakarta turut memberlakukan persyaratan baru keberangkatan mulai hari ini, Selasa (5/4/2022).

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Supriyanto mengatakan, pelanggan yang hendak menggunakan kereta api Jarak Jauh harus mendapatkan vaksin ketiga atau booster Covid-19 terlebih dahulu agar tidak perlu menunjukkan hasil negatif tes PCR maupun antigen saat boarding.

Aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 4 April 2022.

Baca juga: Arsenal dan Tottenham Harus Rogoh Kocek Rp1,3 Triliun untuk Datangkan Lautaro Martinez

“Bagi warga yang sudah vaksin kedua, tetap wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen 1x24 jam atau tes PCR 3x24 jam,” katanya, Selasa (5/4/2022).

Sementara, untuk warga yang baru divaksin dosis pertama, maka wajib memperlihatkan hasil negatif tes PCR 3x24 jam.

Bagi calon penumpang yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes PCR 3x24 jam

“Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes Antigen atau PCR tapi wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan,” jelasnya.

Sedangkan, untuk syarat naik KA Lokal dan Aglomerasi, calon penumpang wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama.

Mereka tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif test Antigen atau PCR.

Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin tapi wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

"Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tegas Supriyanto.

Dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI juga telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi PeduliLindungi untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan. 

Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

Baca juga: Janji KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Terkait Nasib Anak-anak dan Adik Sertu Eka

Saat ini KAI masih menyediakan layanan vaksinasi gratis bagi masyarakat dan pelanggan KA Jarak Jauh di berbagai klinik kesehatan milik KAI yaitu di Klinik Mediska Cirebon, Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya Gubeng, Jember, Padang, Palembang, dan Tanjungkarang. 

Hal tersebut merupakan hasil dari kerja sama antara KAI dengan Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, dan Dinas Kesehatan setempat untuk mendukung program vaksinasi pemerintah. Ke depan, layanan tersebut juga akan KAI siagakan di berbagai stasiun untuk mendukung program vaksinasi pemerintah.

Selain itu KAI Daop 6 juga masih menyediakan 3 stasiun yang melayani tes Antigen seharga Rp 35.000 yaitu Stasiun Yogyakarta, Solo Balapan, dan Lempuyangan. (Ard)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved