Berita Kesehatan

Deretan Manfaat Puasa : Kontrol Gula Darah, Membuang Racun Hingga Perkuat Imunitas

Puasa membantu orang menurunkan kolesterol LDL dan mengurangi jaringan lemak yang berlebihan, mengurangi kemungkinan penyakit jantung dan stroke

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
tribunnews.com
Ilustrasi : Gula Darah 

TRIBUNJOGJA.COM - Ibadah puasa memiliki dimensi spiritual yang sangat mendalam. Ibadah ini dinyatakan secara tegas di dalam Alquran sebagai salah satu perintah yang wajib dijalankan oleh semua muslim.

Selain dalam hal spiritualitas, pada ahli medis juga mengungkapkan manfaat puasa secara neurologis dan nutrisi bagi tubuh dan otak manusia.

Salah satu manfaat puasa bagi kesehatan adalah bahwa puasa dapat membantu meningkatkan sistem pencernaan.

Ini terjadi lantaran tubuh akan memiliki kesempatan langka sepanjang tahun untuk mendetoksifikasi organ dalam karena diet spiritual memaksa tubuh menggunakan cadangan lemak untuk tetap beroperasi tanpa nutrisi, membunuh racun berbahaya yang tersimpan dalam timbunan lemak.

“Dalam kehidupan kita sehari-hari, karena kita mengonsumsi begitu banyak makanan, tubuh kita menghabiskan banyak waktu untuk mencernanya. Selama puasa, sistem pencernaan bekerja lebih sedikit, memungkinkan tubuh untuk fokus pada area lain seperti memperkuat sistem kekebalan dan mengurangi tingkat infeksi,” kata Ceren Kucukvardar, ahli gizi Turki.

“Puasa juga dapat membantu tubuh melawan kondisi seperti stres oksidatif, yang dapat meningkatkan kemungkinan kanker, memperlambat kecepatan penyebaran sel kanker,” kata Kucukvardar.

Tetapi bagi banyak ahli gizi, keuntungan puasa yang paling penting adalah penurunan berat badan, menurut Kucukvardar.

“Ketika Anda makan lebih sedikit, itu berarti Anda juga menurunkan kadar insulin, [hormon, yang mengontrol jumlah gula dalam darah], mengurangi lemak,” kata Kucukvardar kepada TRT World.

Bagi orang yang menjalankan Ramadan, kondisi hati mereka juga meningkat secara signifikan karena puasa mengurangi lemaknya, kata Kucukvardar.

Menurut berbagai penelitian, puasa membantu orang menurunkan kolesterol LDL dan mengurangi jaringan lemak yang berlebihan, mengurangi kemungkinan penyakit yang berhubungan dengan jantung dan stroke.

“Kami memiliki hormon dalam tubuh kami yang disebut adiponektin, yang penting untuk melindungi kesehatan jantung dan menjaga kadar glukosa tetap rendah. Menurut beberapa penelitian, puasa meningkatkan hormon ini,” kata Kucukvardar.

“Akibatnya, kita dapat mengatakan bahwa puasa melindungi kesehatan jantung kita,” kata Kucukvardar.

Namun dia juga mengingatkan bahwa orang yang berpuasa perlu berhati-hati dengan kebiasaan makan mereka selama bulan Ramadan.

“Jika kita memiliki terlalu banyak asupan makanan saat berbuka puasa, itu dapat menyebabkan penyakit lambung dan usus,” ia mengingatkan, menyarankan bahwa berbuka puasa harus dibagi menjadi dua periode yang berbeda.

“Pertama, makan makanan rendah kalori seperti sup dan keju, lalu istirahat sekitar 15 menit. Setelah itu pindah ke main course,” sarannya. (*/TRTWorld)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved