Pemkab Klaten Kaji Penghentian Tes Swab Acak di Tempat Keramaian
jumlah warga yang reaktif Covid-19 saat dilakukan tes swab antigen acak di pusat-pusat keramaian juga rendah
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah sedang mengkaji penghentian tes swab antigen acak di pusat-pusat keramaian.
Pasalnya, saat ini angka kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bersinar terus menunjukkan tren penurunan dari waktu ke waktu.
"Untuk swab acak akan kita kaji, ini kan angkanya terus menurun, kita kaji efektivitas dari pelaksanaan swab itu seperti apa," ujar Pj Sekda Klaten Jajang Prihono saat ditemui di Pemkab Klaten, Senin (4/4/2022).
Kata Jajang, jumlah warga yang reaktif Covid-19 saat dilakukan tes swab antigen acak di pusat-pusat keramaian juga rendah tidak seperti waktu awal-awal kemunculan varian omicron dulu.
"Kalau memang sudah tidak perlu swab ya tidak perlu swab. Nanti kita kaji lagi," ucapnya.
Meski demikian, Jajang menegaskan jika pelaksanaan operasi yustisi oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Kabupaten Klaten masih tetap diberlakukan pada Ramadan 1440 Hijriah ini.
"Operasi yustisi tetap kita laksanakan jamnya saat pagi hari serta malam hari. Namun karena ini memasuki Ramadan maka jam operasi yustisi nya kita geser ke sore hari menjelang jam krusial," urainya.
Baca juga: Selama Ramadan, Pemkab Klaten Targetkan Vaksin Booster Capai 30 Persen
Baca juga: Kasus Covid-19 di Klaten Terus Menurun, Tapi Masih Terapkan PPKM Level 3
Menurut Jajang, sampai Senin (4/4/2022) ini Kabupaten Klaten masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
"PPKM Level 3 ini, Senin hari ini terakhirnya. Nanti malam akan keluar update-nya apakah kita masih Level 3 atau turun ke 2 atau 1," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten, Joko Hendrawan mengatakan jika pihaknya masih melaksanakan operasi yustisi di pusat-pusat keramaian.
"Operasi prokes kita masih jalan, swab antigen di tempat juga masih jalan ya sesuai dengan arahan Satgas," ujar Kepala Satpol PP Klaten, Joko Hendrawan.
Ia mengatakan, sasaran razia prokes tersebut dilakukan di pusat-pusat keramaian. Jika ada yang reaktif maka di arahkan untuk menjalani tes swab PCR.
Namun, pada setiap Sabtu-Minggu pihaknya bersama Satgas Covid-19 melaksanakan razia protokol kesehatan Covid-19 di objek-objek wisata yang ada. (Tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pj-Sekda-Klaten-Jajang-Prihono-222022.jpg)