Siaran Langsung Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 1443 Hijriah, Cek Link di Sini

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan sidang isbat akan digelar secara hybrid di Auditorium HM. Rasjidi Kemenag, Jalan MH. Thamrin, Jakarta.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Mohd RASFAN / AFP
Petugas menggunakan teleskop untuk melakukan "rukyah", penampakan bulan baru untuk bulan suci puasa Ramadhan, di Putrajaya, Malaysia pada 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Jadwal sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1443 Hijriah/2022 akan disiarkan secara langsung oleh TVRI pada Jumat (1/4/2022) mulai pukul 19.15 WIB.

Selain melalui siaran langsung TVRI, sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1443 hijriah juga dapat disaksikan melalui tayangan live streaming via Instagram Kemenag RI @kemenag_ri.

Link live streaming sidang isbat penentuan awal ramadan dapat diakses di tautan yang ada di akhir artikel ini.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan sidang isbat akan digelar secara hybrid di Auditorium HM. Rasjidi Kemenag, Jalan MH. Thamrin, Jakarta.

"Karena masih pandemi, sidang akan kembali digelar secara hybrid, dalam arti gabungan antara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, di Jakarta, dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com,Senin (14/3/2022).

Sidang Isbat selalu digelar pada tanggal 29 bulan sebelumnya pada kalender hijriah.

Jumlah peserta yang hadir dibatasi sesuai ketentuan protokol kesehatan.

Sebagian peserta lainnya akan berpartisipasi melalui telekonferensi atau jaringan internet.

"Meski lebih longgar dari ketentuan tahun sebelumnya, kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Misalnya, ruang sidang telah disemprot disinfektan dan tempat duduk diatur berjarak. Peserta juga akan diperiksa suhu tubuh dan harus menggunakan masker," terangnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Adib menambahkan, sidang isbat digelar sesuai Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

Sidang ini akan melibatkan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, duta besar negara sahabat, dan perwakilan ormas Islam.

Selain itu, juga akan melibatkan perwakilan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan undangan lainnya.

"Kami juga mengundang pimpinan MUI dan Komisi VIII DPR RI untuk hadir dalam sidang," katanya.

Adib menerangkan, Sidang Isbat akan dibagi menjadi tiga tahap, sebagai berikut:

1. Pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1443 H berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved