Berita Bantul Hari Ini

Ribuan Wisatawan Padusan di Pantai Parangtritis Bantul

Ribuan wisatawan berkunjung ke kawasan Pantai Parangtritis, Jumat (1/4/2022). Kawasan pantai ini lebih ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya, dikare

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Santo Ari
Pengunjung pantai Parangtritis, jumat (1/4/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ribuan wisatawan berkunjung ke kawasan Pantai Parangtritis, Jumat (1/4/2022).

Kawasan pantai ini lebih ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya, dikarenakan banyak yang memanfaatkan untuk tradisi padusan sebelum menjalankan ibadah puasa.

Salah satu pengunjung, Soniyanto (34) asal Temanggung, Jawa Tengah mengakui bahwa ia bersama kerabatnya sengaja datang ke Pantai Parangtritis untuk melakukan padusan.

Kegiatan ini rutin ia lakukan tiap tahun menjelang puasa. 

Baca juga: Peringkat FIFA Terbaru Tim Nasional Terbaik di Dunia

Soni mengatakan bahwa ia lebih memilih padusan di pantai dari pada di kamar mandi atau kolam karena ingin sekalian berwisata. 

"Ini tadi berangkat dari Temanggung, setelah dari Pantai Parangtritis akan langsung pulang," ungkapnya. 

Menurut pengalamannya, pengunjung Pantai Parangtritis untuk padusan kali ini jauh lebih sedikit jika dibandingkan sebelum pandemi Covid-19.

Namun demikian ia bersyukur bahwa tahun ini lebih banyak kelonggaran dari pemerintah sehingga dia bisa menjalankan tradisi padusan sekaligus berwisata dengan mudah.

Sementara pengunjung lain, Sukajinah (60) mengatakan dirinya datang ke Pantai Parangtritis untuk padusan bersama tetangga satu RT.

Ia sendiri beralamat di Krandon RT 02, Kalurahan Sidomoyo, Kapanewon Godean, Sleman.

"Ini tadi satu RT naik bus ke Parangtritis untuk padusan ," ucapnya.

Sementara itu Koordinator TPR Parangtritis Rokhmad Ridwanto mengatakan, bahwa tingkat kunjungan untuk padusan di kawasan Pantai Parangtritis lebih landai walaupun ada sedikit peningkatan.

"Kunjungan wisata ke Parangtritis sampai pukul 15.30 WIB tadi sudah ada sekitar 2.575 orang," ungkapnya.

Baca juga: Punya Masalah Keluarga, Pak Lurah di Tuban Pilih Lampiaskan dengan Sabu, Akhirnya Diciduk Polisi

Sementara jika dibandingkan jumlah kunjungan harian, wisatawan bisa mencapai 3 ribuan hingga pukul 18.00.

"Kalau hari ini kenaikan mungkin hanya sedikit saja. Pengunjung baru berdatangan sekitar pukul 15.00. Jadi ketika nanti selesai pukul 18.00 mungkin bisa 3.500 sampai 4.000 pengunjung," imbuhnya.

Adapun ia menjelaskan bahwa rata-rata pengunjung yang datang didominasi wisatawan yang mengendarai sepeda motor dan mobil.

"Kalau dilihat dari pelat kendaraan, pengunjung didominasi dari DIY dan Jateng," pungkasnya. (nto)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved