Berita Gunungkidul Hari Ini
Dampak Hujan Angin di Gunungkidul Meluas, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Akumulasi kerugian yang timbul akibat hujan angin pada Senin (28/03/2022) lalu diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Laporan dampak hujan angin yang terjadi pada Senin (28/03/2022) lalu kian bertambah.
Hasil pendataan yang dilakukan oleh Polres Gunungkidul , akumulasi kerugian yang timbul diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kasubbag Humas Polres Gunungkidul AKP Suryanto melaporkan dampak terbanyak terjadi di wilayah Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari.
Banyak pohon tumbang yang terjadi di wilayah ini.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Melanda DIY, Fenomena Hujan Es hingga Angin Kencang Menerjang di Sejumlah Wilayah
"Termasuk rambu petunjuk jalan milik Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul tumbang di Simpang Wukirsari, Baleharjo," ungkapnya memberikan keterangan pada Selasa (29/03/2022).
Selain pohon tumbang, papan nama usaha milik warga juga roboh.
Total kerugian yang timbul akibat kejadian ini, hanya di Baleharjo, Wonosari mencapai sekitar Rp 46 juta.
Adapun pohon tumbang juga dilaporkan terjadi hingga wilayah Semanu dan Playen.
Meski demikian, nilai kerugian yang timbul tidak setinggi yang terjadi di wilayah Wonosari.
"Tidak ada korban jiwa dari seluruh dampak hujan angin yang dilaporkan kemarin," kata Suryanto.
Aparat dari Polres Gunungkidul pun diterjunkan untuk melakukan penanganan di lokasi terdampak.
Sebagian besar lokasi kejadian kini sudah terkondisi.
Belasan rumah pun mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terkena pohon tumbang.
Menurut Suryanto, penanganan langsung dilakukan begitu hujan angin sudah reda.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Selasa 29 Maret 2022: Daftar Wilayah Berpotensi Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat
"Saat ini sebagian besar rumah yang mengalami kerusakan sudah terkondisi," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dampak-Hujan-Angin-di-Gunungkidul-Meluas-Kerugian-Capai-Puluhan-Juta-Rupiah.jpg)