Cerita Nenek Pemberani Tangkap Ular Piton Tanpa Alat Bantu

seorang nenek yang tak takut dengan ular. Dia wanita yang sudah berumur 67 tahun, namanya Prakuad Pasomsi.

Tayang:
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Photo tna.mcot.net | hethaiger.com
Prakuad Pasomsi nenek asal Thailand penangkap ular 

Tribunjogja.com Thailand - Ketika menyebut nama ular, sebagian besar dari kita akan merasa takut.

Tentu tak semua, namun sebagian besar khawatir akan terkena gigitan hewan melata satu ini.

Jika bicara di Indonesia, tak sedikit orang-orang yang berani dengan ular, menangkap bahkan ada yang dijadikan hewan peliharaan.

Sebagian di Indonesia malah menjadikan keberanian itu pekerjaan, misalnya pawang ular, dan itu tak ada salahnya.

Ini adalah sekelumit cerita di luar Indonesia, tentang seorang nenek yang tak takut dengan ular.

Dia wanita yang sudah berumur 67 tahun, namanya Prakuad Pasomsi.

Prakuad Pasomsi berasal dari wilayah Isaan, Thailand .

Hidupnya di desa dan Prakuad Pasomsi adalah orang pertama yang akan dipanggil oleh warga desa ketika ada ular masuk rumah.

Karena keberaniannya itu, dia dijadikan "community rescuer" di wilayahnya.

Dilansir dari mashable yang mengutip thethaiger, nenek Prakuad Pasomsi menangkap ular tak menggunakan alat bantu.

Dia hanya menggunakan kedua tangannya untuk menyingkirkan ular dari lingkungan rumah.

Untuk seorang wanita dan sudah berumur, sudah pasti nyalinya besar.

Dan sang nenek satu ini sudah menangkap ular selama tiga tahun.

Baru-baru ini, dia menangkap salah seekor ular piton besar yang dia tangkap dengan tangannya sebelum memasukkannya ke dalam karung.

Namun dia memang biasanya menangani ular yang tidak berbisa.

Kemudian menyimpannya di tempat yang aman untuk sementara, selanjutnya dia memanggil tim penyelamat untuk mengambil ular dan melepaskannya ke alam liar.

Tentu saja, dengan pekerjaan seperti itu, dia terancam dengan bahaya.

Prakuad Pasomsi mengaku sudah pernah digigit dua kali selama menjadi penangkap ular informal.

Namun luka tidak terlalu parah dan dia baik-baik saja.

Kisahnya viral mendapat perhatian ketika seorang anggota keluarga memposting tentang tangkapan terbarunya dengan ular piton.

Postingan itu diberi judul "Nomor satu di desa. Ini adalah yang terbesar yang pernah ditangkap bibiku, dengan mudah memasukkan ke dalam karung."

Wanita pemberani ini selalu senang membantu tetangganya soal ular dan dia tidak memungut biaya untuk kemampuannya. ( Tribunjogja.com )

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved