Serie A

AC MILAN: Selamat Datang, Divock Origi?

Suporter sejati AC Milan sepertinya sudah harus bersiap untuk menyambut Divock Origi ke AC Milan.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
JUSTIN TALLIS / AFP
Divock Origi mencetak gol di Liga Inggris antara Wolves vs Liverpool di stadion Molineux di Wolverhampton, Inggris tengah pada 4 Desember 2021. 

Di Liga Inggris musim ini saja, dia cuma kebagian tampil 3 kali, semuanya dari bangku cadangan, dengan argo main hanya 38 menit, tetapi bisa mencetak 2 gol.

Tak ragu Klopp menyematkan sebutan "legenda" untuk pemain berusia 26 tahun yang memperkuat Liverpool sejak 2015 ini.

"Ketika Anda tak mencetak gol, Anda cuma harus terus melanjutkan usaha dan itulah yang kami lakukan. Kemudian Divock Origi, sang legenda, datang dan menuntaskannya untuk kami," ujar Klopp.

"Dia salah satu penyelesai peluang terbaik yang pernah saya lihat dalam hidup."

"Di tim hebat ini, dengan tiga penyerang utama, dia tak banyak bermain."

"Tapi dia anak yang sangat positif, mencintai klub, ingin berkontribusi, dan dia melakukannya dengan cara luar biasa."

"Jika Anda menjadi pemain nomor 12, 13, atau 14 di tim kami, Anda harus luar biasa dan begitulah Div."

"Saya sangat bahagia dia masih ada di sini," tutur pria Jerman dari laman klub.

Masalah Paolo Maldini

AC Milan dilaporkan telah mempercepat pengejaran mereka terhadap striker Divock Origi dalam beberapa jam terakhir.

Namun mereka dikabarkan masih menghadapi masalah untuk merampungkan Transfer Divock Origi ke AC Milan.

Menurut La Gazzetta dello Sport via SempreMilan.it, Paolo Maldini dan Ricky Massara menganggapnya sebagai pemain ideal untuk masuk dan memperkuat lini serang mereka.

Kontrak pemain Belgia dengan Liverpool akan segera berakhir dan dia akan tiba dengan status bebas transfer, dan besaran gajinya dianggap bukanlah halangan.

Namun, masalah mungkin muncul melalui klausul dalam kesepakatannya saat ini karena Liverpool memiliki opsi untuk memperpanjang batas waktu hingga 2023.

Oleh karena itu, masih ada satu tahun tambahan bagi Rossoneri untuk dapat memboyong pemain Belgia tersebut ke San Siro.

Tidak hanya itu, setelah mencapai kondisi tertentu, perpanjangan untuk musim lain akan otomatis diaktifkan.

Jika itu terjadi maka mereka akan dipaksa untuk memulai negosiasi dengan klub Inggris, seperti yang mereka lakukan dengan Chelsea atas Olivier Giroud.

 

 

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved