MotoGP

Berita Moto GP Hari Ini: Quartararo dan Jack Miller Saling Kritik Seusai Balapan MotoGP Mandalika

Jack Miller melontarkan kritikan terhadap agresivitas Quartararo saat di lintasan. Pebalap Ducati tersebut menganggap aksi Quartararo cukup membahayak

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
VOI
Fabio Quartararo 

TRIBUNJOGJA.COM - MotoGP Mandalika menyisakan perseteruan antara pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo dan rider Ducati Lenovo, Jack Miller. Kedua pebalap itu terlibat saling kritik setelah balapan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika. 

Jack Miller melontarkan kritikan terhadap agresivitas Quartararo saat di lintasan. Pebalap Ducati tersebut menganggap aksi Quartararo cukup membahayakan dan terkesan disengaja.

Quartararo mengawali balapan dari posisi terdepan. Akan tetapi, dia sempat melorot hingga urutan kelima. Sebelum melesat ke tempat kedua pada lap-lap terakhir, Quartararo terlibat persaingan dengan Johann Zarco (Pramac Racing Ducati) dan Jack Miller (Ducati Lenovo).

Ketika momen tersebut, Jack Miller menilai bahwa Quartararo terlalu agresif, tepatnya saat dirinya melewati El Diablo. Pebalap berpaspor Australia itu merasakan sentuhan signifikan di sisi kanannya dan mengklaim Quartararo mengincar ban depannya.

Dia juga menilai bahwa Quartararo melakukan hal serupa kepada Johann Zarco. "Yah, itu bukan perkelahian. Saya baru saja melewatinya dan dia mengendarai sepeda motornya ke sisi kaki saya. Cukup jelas seperti yang dia lakukan pada Johann," kata Miller dikutip dari Crash.net.

"Saya rasa tidak perlu ketika seseorang melewati Anda, lalu segera berakselerasi ke arah ban depan pebalap yang melewati Anda. Saya akan dengan senang hati berbicara dengannya tentang ini," ujarnya.

"Seperti yang kita lihat dengan Johann, dia (Quartararo) melewatinya. Oke, itu baik-baik saja, Yamaha berbelok dengan baik. Namun, itu tidak berarti Anda tancap gas dan mengincar ban depan," tuturnya.

"Saya rasa itu tidak adil. Dia naik ke sisi kaki saya dan saya jelas memiliki kecepatan yang lebih baik pada saat itu," ungkapnya.

"Saya datang dari urutan kesembilan di grid dan lebih cepat darinya. Itu hanya risiko yang tidak perlu pada tahap awal balapan untuk menyentuh kaki saya," terang rider yang finis di urutan keempat MotoGP Mandalika itu.

Balas Quartararo

Sang juara bertahan memiliki pandangan sangat berbeda tentang apa yang terjadi. "Saya tidak peduli! Saya tidak peduli karena dia satu-satunya pada masa lalu yang memiliki beberapa gerakan agresif," ucap Quartararo.

"Saya pikir gerakan saya juga tidak agresif, hanya saya tidak berharap untuk menyentuh," ucapnya.

Quartararo mengakui ada sentuhan yang dilakukannya, tetapi itu bukanlah hal besar. "Sentuhan saya bukan sesuatu yang besar, itu adalah sentuhan yang sangat kecil dan saya tidak tahu apakah dia menonton di TV, tetapi dia lebih baik menonton karena saya tidak melakukan kesalahan.

"Dia berbicara dengan saya di atas motor, tetapi saya tidak bisa mendengar apa-apa. Dia tidak senang. Saya tidak melakukan gerakan aneh," ujarnya.

"Dia menyalip saya di Tikungan 1 dan saya melihat dia melebar, saya baru saja melewati garis saat itu," tuturnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved