MotoGP Mandalika

Pawang Hujan MotoGP Mandalika 2022 Kolaborasi dengan Teknologi Modifikasi Cuaca

pawang hujan MotoGP Mandalika 2022 Rara Isti Wulandari sejak pengaspalan ulang Sirkuit Mandalika.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
SONNY TUMBELAKA / AFP
Seorang wanita melakukan ritual tradisional untuk cuaca baik selama sesi latihan untuk MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika di Lombok Tengah pada 18 Maret 2022. 

MotoGP Mandalika 2022 sudah dimulai sejak Jumat 17 Maret 2022. Iklim tropis Pulau Lombok tempat keberadaan Sirkuit Mandalika berpotensi menghadirkan hujan saat balapan. Sebelumnya memang sudah hadir pawang hujan MotoGP Mandalika 2022 Rara Isti Wulandari sejak pengaspalan ulang Sirkuit Mandalika. Tugas Rara sejatinya memodifikasi cuaca tetapi dengan kearifan lokal.

Seorang wanita melakukan ritual tradisional untuk cuaca baik selama sesi latihan untuk MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika di Lombok Tengah pada 18 Maret 2022.
Seorang wanita melakukan ritual tradisional untuk cuaca baik selama sesi latihan untuk MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika di Lombok Tengah pada 18 Maret 2022. (SONNY TUMBELAKA / AFP)

Sementara ada teknik modifikasi cuaca berdasarkan teknologi yang digarap Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), BMKG, dan TNI AU. Rara mengaku mendapatkan tugas untuk bisa membantu kesuksesan MotoGP Mandalika 2022 dengan peran yang ia jalani.

Wanita yang pernah menjadi pawang hujan acara Opening Asian Games 2018 itu mengaku diajak untuk berkolaborasi dengan otoritas sirkuit.

Adapun bentuk kerjasama terbaru yang diterima Rara adalah modifikasi cuaca pada acara utama MotoGP Mandalika.

Rara mengaku diminta Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto selaku Komandan Lapangan Sirkuit Mandalika untuk berkolaborasi dengan cara modifikasi cuaca.

Seorang wanita melakukan ritual tradisional untuk cuaca baik selama sesi latihan untuk MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika di Lombok Tengah pada 18 Maret 2022.
Seorang wanita melakukan ritual tradisional untuk cuaca baik selama sesi latihan untuk MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika di Lombok Tengah pada 18 Maret 2022. (SONNY TUMBELAKA / AFP)

Ajakan untuk berkolaborasi memodifikasi cuaca dengan teknologi ini pun disambut dengan antusias oleh Rara.

Tanpa meninggalkan cara lama yang selama ini dia gunakan.

"Kemarin sudah sempat diminta pak Hadi Tjahjanto untuk berkolaborasi dengan cara modifikasi cuaca," Ujar Rara dikutip dari Tribunnews.com Kamis (17/3/2022).

Keberadaan Rara sebagai pawang hujan yang membantu kesuksesan MotoGP Mandalika 2022 seakan menjadi sisi menarik event ini.

Hal ini mengingat teknologi berbasis kearifan lokal itu tampaknya tak banyak ditemui di event balapan internasional negara lainnya.

Terlepas dari pro-kontra penggunaan pawang hujan, keberadaan sosok Rara tetaplah menjadi sorotan menarik yang mewarnai agenda MotoGP Mandalika 2022.

Sirkuit Mandalika sempat diguyur hujan pada pagi hari pertama rangkaian MotoGP Mandalika 2022 Jumat 18 Maret 2022.

Hadir di sana pawang hujan di Sirkuit Mandalika Raden Rara Isti Wulandari.

Hujan yang tidak mengurangi keseruan latihan bebas MotoGP Mandalika 2022 itu menurutnya memang merupakan upaya 'modifikasi cuaca.'

Seorang wanita melakukan ritual tradisional untuk cuaca baik selama sesi latihan untuk MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika di Lombok Tengah pada 18 Maret 2022.
Seorang wanita melakukan ritual tradisional untuk cuaca baik selama sesi latihan untuk MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika di Lombok Tengah pada 18 Maret 2022. (SONNY TUMBELAKA / AFP)
Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved