Perang Rusia Ukraina

Perang Rusia Ukraina: Rusia Sita Rudal Antitank Javelin Kiriman NATO

Rudal panggul antitank Javelin kiriman AS dan sekutu Eropanya, kini dikuasai pasukan Donbass di Luhansk dan Donetz

Tayang:
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Iwan Al Khasni
Sergei SUPINSKY / AFP
Tentara Ukraina menurunkan FGM-148 Javelin, rudal anti-tank portabel Amerika yang disediakan oleh AS ke Ukraina sebagai bagian dari dukungan militer, di bandara Boryspil di Kyiv pada 11 Februari 2022, di tengah krisis terkait dengan ancaman invasi Rusia. 

Tribunjogja.com Rusia - Rudal panggul antitank Javelin kiriman AS dan sekutu Eropanya, kini dikuasai pasukan Donbass di Luhansk dan Donetz.


Militer Rusia seperti diwartakan Sputniknews. Rabu (16/3/2022) memperlihatkan rekaman video pasukan Donbass sedang berlatih menembakkan rudal tersebut.


AS dan sekutunya dilaporkan telah mengirimkan sebanyak 17.000 senjata anti-tank ke Ukraina .

Sebagian senjata mematikan itu disita pasukan Rusia.


Washington menyetujui lebih dari $ 13,6 miliar dana bantuan tambahan ke Kiev pada Selasa (15/3/2022), berlipat ganda dari nilai bantuan senjata yang dikirim sebelumnya sebesar $ 3 miliar.


“Peralatan militer Ukraina yang disita dan senjata negara-negara barat sedang ditransfer ke unit milisi rakyat Lugansk dan Republik Rakyat Donetsk,” kata Kementerian Pertahanan Rusia lewat pernyataan tertulis.


“(Rudal) itu akan digunakan dalam pertempuran melawan nasionalis Ukraina,” lanjut pernyataan public kementerian lewat media sosial dikutip Sputniknews.

Rekaman menunjukkan campuran peralatan yang ditangkap, termasuk FGM-148 Javelin, rudal portabel buatan AS yang diproduksi Raytheon dan Lockheed Martin.


Senjata kedua NLAW, rudal anti-tank gabungan produksi Inggris-Swedia yang diproduksi Thales Air Defense Limited dari Inggris.


Sejumlah perlengkapan lainnya, termasuk teropong, teropong penglihatan malam, dan pelindung tubuh ditampilkan.


Seorang instruktur mendemonstrasikan bagaimana sistem operasi rudal anti-tank NATO di depan tentara yang menjajal Javelin dan NLAW.


Mereka lalu mempersiapkan sesi penembakan, membawanya ke lapangan, dan mengirimkannya ke formasi garis depan.


Peralatan Ukraina lainnya, termasuk truk, pengangkut pasukan lapis baja, sistem anti-pesawat Shilka dan tank Ukraina diperlihatkan menerima lencana "Z" dan plat nomor baru.


Republik Donbass telah melaporkan menyita beberapa pihak senjata dan peralatan buatan NATO selama dua minggu terakhir operasi militer.


Serangan Rusia dilaporkan telah menghancurkan gudang amunisi yang berisi Javelin, NLAW, Stinger, dan peralatan lain yang dipasok AS dan NATO.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved