PSS Sleman

Misi Super Elja Menjauhi Jurang Degradasi

PSS Sleman akan menghadapi tim tetangganya dari Jawa Tengah, PSIS Semarang pada lanjutan BRI Liga 1 2021, Rabu (16/3/2022) di Stadion Dipta Gianyar.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
DOK. PSS SLEMAN/PSIS SEMARANG/GRAFIS: FAUZIARAKHMAN
PSS Sleman vs PSIS Semarang 

Selain itu Putu akan mewaspadai para pemain muda PSIS Semarang yang tampil mengesankan pada pertandingan sebelumnya.

“Saya lihat mereka diisi pemain muda. Mereka sangat merepotkan. Semoga pas lawan kita tidak terlalu. Dan, kita harus tampil lebih ngotot lagi,” ujarnya.

Dalam satu pekan ini Putu menyebut timnya sudah mempersiapkan taktik dan fisik pemain, serta melakukan sejumlah perbaikan supaya meraih poin penuh dalam pertandingan pada pekan 31.

"Kami sudah siap untuk laga besok (hari ini). Adaptasi dengan permainan PSIS Semarang sebagai pemantapan," tandasnya.

Pemain absen

PSS Sleman tak akan diperkuat oleh lima pemainnya di laga ini, yakni Juninho, RIfaldi Bawuo, dan Mahdi Albar yang masih dibekap cedera. Kemudian sisanya adalah Bagus Nirwanto yang terkena tambahan dua kali larangan tampil dari Komisi Disiplin PSSI, dan Kanu Helmiawan yang mendapat akumulasi kartu kuning.

Dengan kondisi tersebut I Putu Gede harus memutar otak untuk menurunkan skuat terbaiknya malam ini. Sejumlah pemain yang bisa diturunkan dan dapat membuat PSIS Semarang kesulitan ialah Dave Mustaine di posisi gelandang tengah.

Selain memiliki kreativitas dalam serangan, Dave adalah pemain yang mematikan dengan tendangan bebasnya. Borneo FC pernah merasakan kegetiran dari gol semata wayang pemain 29 tahun ini lewat eksekusi bola mati pada laga yang berlangsung 20 Februari 2022 lalu.

Skema ball possesion Mahesa Jenar biasanya akan mengandalkan sejumlah upaya untuk lebih cepat merebut bola. Namun terkadang upaya itu bisa berbuah pelanggaran, apalagi jika bola sudah memasuki area pertahanan sendiri.

Maka PSIS harus lebih hati-hati jika tak ingin dihukum oleh eksekusi bola mati dari Dave Mustaine. Adapun di lini belakang, Mario Maslac mulai tampil gemilang setelah pada beberapa pertandingan sebelumnya kerap dicadangkan.

Maslac menjadi tembok kuat saat PSS Sleman bertanding melawan Persita Tangerang pekan lalu. Skema serangan balik tampak lebih cocok bagi pemain asal Serbia ini, umpan jarak jauhnya cukup akurat untuk bek dengan postur yang menjulang itu. Ia juga bisa dimanfaatkan sebagai pemain yang membantu penyerangan saat situasi bola mati.

Sundulannya akan menjadi senjata mematikan untuk mengoyak gawang lawan.
Kemudian Wander Luiz, pemain asal Brasil ini mulai mendapat performa terbaiknya. Gol saltonya ke gawang Bhayangkara FC pada 7 Maret lalu menjadi bukti ia merupakan striker yang tajam. Wander juga merupakan pemain yang tak malas untuk turun mengambil bola dari bawah dan melakukan umpan-umpan pendek dengan pemain lain, untuk menusuk ke jantung pertahanan lawan.

Bek kanan PSS Sleman, Imam Mahmudi optimistis mampu membawa pulang 3 poin menghadapi PSIS Semarang. “Pertandingan besok (hari ini) sangat penting bagi kami. Mudah-mudahan dengan kerja keras, doa, serta dukungan dari Sleman Fans, kami bisa meraih tiga poin,” ujarnya. (tsf)

Baca Tribun Jogja edisi Rabu 16 Maret 2022 halaman 01

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved