Berita Klaten Hari Ini

212 Warga Klaten Meninggal Dunia Lantaran Covid-19 Sejak Awal Tahun 2022

Ratusan warga yang meninggal positif Covid-19 itu merupakan data sejak 1 Januari hingga 14 Maret 2022.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten , Provinsi Jawa Tengah, mencatat angka penderita Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 212 orang.

Ratusan warga yang meninggal positif Covid-19 itu merupakan data sejak 1 Januari hingga 14 Maret 2022.

Koordinator Tim Kubur Cepat (TKC) Covid-19 Klaten , Sasongko Agung Wibowo menjelaskan jika tren angka warga yang meninggal dunia gegara Covid-19 tahun 2022 menurun bila dibandingkan dengan tahun 2021 lalu.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Booster Covid-19 di Klaten Capai 9,48 Persen

"Tahun 2021 lalu warga yang meninggal karena Covid-19 sejak Januari hingga 14 Maret sebanyak 436 warga. Kalau tahun ini di periode yang sama sebanyak 212 warga," ujarnya pada Tribunjogja.com , Senin (14/3/2022).

Menurutnya, sebagian besar warga yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 itu memiliki penyakit bawaan seperti hipertensi, jantung, diabetes, asma dan lain sebagainya.

"Usianya di atas 50 tahun paling banyak, lalu mereka juga punya penyakit penyerta saat meninggal terkonfirmasi Covid-19 ini," jelasnya.

Kemudian, lanjut Agung, menurunnya kasus Covid-19 di Klaten saat ini karena sebagian besar warga Klaten sudah mengikuti vaksin dosis satu dan kedua.

Baca juga: Sejumlah Sopir Truk dan Ojek Online di Klaten Terima Booster Covid-19 dari Polres Klaten

Meski kasus kematian menurun, namun dalam sehari pihaknya ada saja memakamkan warga yang meninggal gegara Covid-19.

Dalam sehari, paling banyak 14 warga meninggal karena Covid-19 yang timnya makamkan.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 Prambanan, Puspo Enggar Hastuti mengatakan jika angka kematian warga karena Covid-19 di daerahnya sudah menurun bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Angkanya menurun, warga juga tidak ada yang sampai menolak anggota keluarganya dimakamkan karena terkonfirmasi Covid-19 . Kita kasus harian juga sudah menurun," jelasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved