Perang Rusia Ukraina

Gejolak Minyak Dunia Dampak Perang Rusia Ukraina

Harga minyak terus naik selama akhir pekan mencapai $130 per barel hingga berhenti di angka $123

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Glyn KIRK / AFP
Harga bahan bakar bensin dan solar dipajang di papan di luar SPBU Esso di Storington, Inggris selatan pada 2 Maret 2022. Harga minyak melonjak Rabu di atas $113 per barel dan gas alam mencapai rekor tertinggi. 

Tribunjogja.com Amerika - Harga minyak terus naik selama akhir pekan mencapai $130 per barel hingga berhenti di angka $123 pada Senin (7/3/2022).

Harga gas di atas $5,00 per galon dipasang di sebuah pompa bensin di Los Angeles, California pada 4 Maret 2022. 

Warga California mengisi mobil mereka pada 4 Maret 2022, meringis karena biaya bensin yang melonjak, tetapi sebagian besar tak bisa berbuat apa-apa
sebagai penduduk negara bagian yang telah lama memiliki harga gas tertinggi di Amerika Serikat.
Harga gas di atas $5,00 per galon dipasang di sebuah pompa bensin di Los Angeles, California pada 4 Maret 2022. Warga California mengisi mobil mereka pada 4 Maret 2022, meringis karena biaya bensin yang melonjak, tetapi sebagian besar tak bisa berbuat apa-apa sebagai penduduk negara bagian yang telah lama memiliki harga gas tertinggi di Amerika Serikat. (Frederic J. BROWN / AFP)

Hal itu berdampak pada harga minyak di AS mencapai $4 per galon untuk pertama kalinya dalam 15 tahun.

Selain itu gejolak juga terjadi di bursa saham.

Dow Jones turun 797,42 poin pada Senin menjadi 32.817,38.

Nasdaq Composite turun 482,48 poin menjadi 12.830,96.

S&P 500 turun 127,78 poin menjadi ditutup pada 4.201,09.

Ketika bel penutupan berbunyi pada Senin, saham-saham Amerika mengalami penurunannya dan sebagian besar didorong oleh ketakutan yang sama, yaitu dampak sanksi AS terhadap Rusia karena operasi militer khusus di Ukraina.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada wartawan pemerintahan Biden belum mencapai keputusan final apakah akan melarang impor minyak dari Rusia.

Namun Presiden AS Joe Biden dilaporkan berencana untuk menekan Arab Saudi meningkatkan produksi.

Disisi lain saham di perusahaan minyak meningkat tajam.

Penyedia layanan minyak dan gas Baker Hughes menambahkan 5 % ke nilai sahamnya.

Chevron meningkat sebesar 1,4

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved