Liga 3
Mataram Utama FC Berbagi Poin dengan PSGC Ciamis
Mataram Utama FC harus rela berbagi poin dengan seterunya, PSGC Ciamis kala melakoni laga di babak 16 besar Grup DD.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
"Kita perbaiki pada pertandingan berikutnya, mudah-mudahan hasilnya lebih baik dari hari ini," imbuhnya,
Sementara itu kapten tim Mataram Utama FC , Harry Kusuma Silaban mengatakan sejumlah faktor yang membuat timnya gagal meraih poin penuh atas PSGC Ciamis .
Baca juga: Harry Kusuma Silaban Bertekad Bawa Mataram Utama FC Promosi Lolos ke Liga 2 di Babak 16 Besar
Salah satunya adalah cuaca pada siang hari pukul 13.00 WIB yang sangat menyengat dan terasa membakar kulit saat bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
"Cuaca di Sidoarjo jam 1 siang main itu panas sekali, dan itu sangat menguras tenaga pemain. Jadi menurut saya faktor itu jadi salah satu yang membuat kita kurang maksimal," ujarnya saat dihubungi Tribunjogja.com .
Harry melanjutkan, kalau pertandingan perdana di babak 16 besar memang cukup memberikan tantangan.
Namun ia memastikan para pemain sudah tidak canggung untuk bermain lebih terbuka.
Pemain yang baru saja lulus dari jurusan PJKR FIK UNY ini lebih menekankan proses adaptasi yang perlu dilakukan sesegera mungkin untuk mengantisipasi pertandingan selanjutnya yang juga digelar pada pukul 13.00 WIB.
"Kalau canggung buat saya tidak ada lagi meski ini pertandingan perdana di babak 16 besar. Justru saat ini proses adaptasi cuaca harus dilakukan oleh pemain lebih cepat. Kita ingin lebih siap lagi dan maksimal buat nanti," bebernya.
Selain itu Harry mengamini jika peluang Mataram Utama FC lolos ke Liga 2 masih terbuka lebar setelah pada pertandingan lain di Grup DD antara Gresik United melawan Persidago Gorontalo meraih hasil imbang.
Kemenangan di sisa dua laga terakhir pun akan menjadi target Mataram Utama FC , hal ini lantaran pada pertandingan pertama belum mampu meraih poin penuh untuk lebih dulu mengamankan posisi.
"Kita targetkan menang di dua pertandingan terakhir, itu target mutlak kalau kita ingin tampil di Liga 2 musim depan," tambahnya.
Baca juga: Mataram Utama FC Boyong 24 Pemain ke Babak 16 Besar Liga 3 Nasional
Jalannya Laga
PSGC Ciamis vs Mataram Utama FC sejak menit awal bermain dengan tensi yang cukup tinggi.
Keduanya bermain dengan bola-bola pendek dan banyak menusuk dari tengah lapangan.
PSGC Ciamis membuka peluang lebih dulu lewat kerja sama Ismail Sholeh dengan Hasan Alfarizi, namun bola masih bisa diantisipasi oleh kiper, Deny Pangestu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mataram-Utama-FC-Berbagi-Poin-dengan-PSGC-Ciamis.jpg)