Berita Bantul Hari Ini

Bupati Bantul Klaim BOR RS untuk Pasien Covid-19 Masih Aman

Penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul terus meningkat. Namun demikian, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Yuwantoro Winduajie
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul terus meningkat.

Namun demikian, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit masih cukup aman.  

Sesuai yang diprediksi para ahli kesehatan dan juga Kementerian Kesehatan, Bupati menuturkan bahwa Covid-19 varian Omicron akan menyebar secara cepat, namun di sisi lain tingkat keparahan varian ini cukup rendah. Terbukti sampai saat ini tidak ada laporan orang yang memerlukan oksigen dalam jumlah besar di rumah sakit.

Baca juga: Polda DIY Gelar Operasi Keselamatan Progo Hingga 14 Maret 2022 

"Tidak terjadi lonjakan BOR di rumah sakit-rumah sakit, terbukti juga yang terpapar cukup istirahat atau isolasi di rumah seminggu sembuh," ujarnya Selasa (1/3/2022).

Bupati menekankan, meski terjadi penyebaran yang cukup cepat di mana sudah lebih dari 6000 kasus aktif di Bantul, namun menurutnya hingga saat ini tidak terjadi goncangan terhadap fasilitas kesehatan seperti saat varian delta melanda di pertengahan tahun kemarin.

Adapun dari data Dinas Kesehatan Bantul, per 28 Februari kemarin terdapat penambahan kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 503 orang, dengan demikian total kasus aktif atau yang menjalani isolasi sebanyak 6.552 orang.

Namun demikian, tingkat kesembuhan juga tinggi pada hari itu yakni sebanyak 508 orang. Sedangkan untuk kasus pasien covid-19 yang meninggal sebanyak satu orang.

Berdasarkan hal tersebut, Halim menyatakan bahwa masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Meski demikian, pihaknya juga tidak akan melakukan pengetatan-pengetatan yang berlebih seperti penutupan objek wisata maupun aktivitas perekonomian lainnya.

Baca juga: Menuju Dies Natalis ke-76: FKKMK UGM Gelar Rangkaian Kegiatan, Termasuk Annual Scientific Meeting

"Yang penting adalah protokol kesehatan diketatkan. Fasilitas ekonomi dan pariwisata jalan terus," tandasnya.

Lebih lanjut, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bantul, BOR khsus Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan khusus Covid-19 mengalami peningkatan.

Jika pekan lalu tingkat keterisiannya masih di angka 57 persen, maka saat ini BOR khusus Covid-19 sudah mencapai 61,44 persen atau sudah terisi 231 dari total kapasitas 376 tempat tidur. (nto)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved