Serie A
INTER MILAN: Dampak Kehilangan Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi Mulai Terasa?
Performa buruk Inter Milan belakangan ini tidak lain karena kepergian Lukaku ke Chelsea dan Hakimi ke PSG.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Inter Milan disebut mulai merasakan dampak kehilangan Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi.
Jurnalis Italia Paolo Assogna percaya bahwa performa buruk Inter Milan belakangan ini tidak lain karena kepergian Lukaku ke Chelsea dan Hakimi ke PSG.
Berbicara kepada penyiar Sky Sport Italia, ia menyoroti bagaimana kerugian yang muncul setelah hengkangnya dua pilar utama Inter Milan.
Meski begitu, ia mengakui bahwa klub Biru-Hitam memperoleh uang besar setelah melepas Lukaku dan Hakimi di jendela transfer musim panas 2021.
Namun yang pasti, penyerang tengah dan bek sayap kanan itu telah meninggalkan lubang besar untuk posisinya masing-masing tanpa pengganti sepadan.
Inter Milan memang bisa disebut tampil lebih baik dengan absennya Lukaku dan Hakimi daripada yang diprediksi sebelumnya.
Pasukan Simone Inzaghi juga telah memperkuat skuad dengan membeli Edin Dzeko dan Denzel Dumfries dan mengubah gaya permainan mereka.
Namun, Dzeko dan Dumfries belum akan mampu menggantikan peran utama Lukaku dan Hakimi di tim, terlebih tentang kemampuan menjadi pembeda.
Tentang Lukaku, Assogna merasa bahwa pemain Belgia itu bisa menjadi pembeda bagi Nerazzurri di saat-saat di mana mereka kehabisan ide dalam menyerang.
“Dia seseorang pemain yang memberi kehidupan bagi tim,” katanya tentang striker yang kembali ke Chelsea itu, dikutip Tribun Jogja dari SempreInter.
“Jika dia pergi dan klub mendatangkan seseorang seusia Dzeko, dengan biaya rendah, kita tidak dapat mengharapkan hasil yang sama.”
Dia menambahkan bahwa kepergian Lukaku, Hakimi, dan Conte merusak rasa kepastian yang telah ada di dalam Inter Milan.
Ia mengakui bahwa pengganti Lukaku dan Hakimi, Dzeko dan Dumfries tidak terlalu mengecewakan tetapi masih kurang.
“Dumfries menjalani musim yang bagus, Dzeko beberapa kali menggantikan pemain Belgia itu.”
“Tetapi ketika kita kehilangan pemain seperti itu (Lukaku dan Hakimi), pada akhirnya kita selalu membayarnya,” tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/romelu-lukaku-ketika-borussia-monchengladbach-vs-inter-milan-di-liga-champions.jpg)