Serie A

INTER MILAN: Gianluca Scamacca Kirim Kode ke Beppe Marotta

Sebelumnya, Inter Milan disebut sedang dalam pendekatan untuk mendapatkan tanda tangan striker Sassuolo di musim panas nanti.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Isabella BONOTTO / AFP
Gianluca Scamacca dan Davide Fratessi di Serie A Italia AC Milan vs Sassuolo di stadion San Siro, di Milan, pada 28 November 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM - Beppe Marotta mendapatkan kode keras dari Gianluca Scamacca lewat kemenangan Sassuolo 2-0 Inter Milan di San Siro, Senin (21/2/2022) WIB.

Sebelumnya, Inter Milan disebut sedang dalam pendekatan untuk mendapatkan tanda tangan striker Sassuolo di musim panas nanti.

Sinyal tersebut disampaikan oleh penyerang sayap Sassuolo, Domenico Berardi setelah pertandingan di pekan ke-26 Liga Italia Serie A.

Berardi menyebut kemenangan Sassuolo membuktikan bahwa peamin seperti Gianluca Scamacca siap untuk pindah ke klub besar.

Seperti diketahui, Scamacca dan Raspadori menjadi dari aktor dari kemenangan Sassuolo dari Inter Milan di San Siro Senin dini hari tadi.

Gianluca Scamacca, Domenico Berardi dan Giacomo Raspadori di Liga Italia Serie A Inter Milan vs Sassuolo di stadion San Siro di Milan, pada 20 Februari 2022.
Gianluca Scamacca, Domenico Berardi dan Giacomo Raspadori di Liga Italia Serie A Inter Milan vs Sassuolo di stadion San Siro di Milan, pada 20 Februari 2022. (ISABELLA BONOTTO / AFP)

Sassuolo sebelumnya juga meraih kemenangan tandang Serie A di AC Milan dan Juventus musim ini.

Berardi, yang sekarang dianggap sebagai pemain veteran Sassuolo, mengungkapkan bagaimana rasanya bermain dengan pemain muda seperti mereka.

“Mereka (Scamacca dan Raspadori) semua mendengarkan saran dan memberikan kontribusi mereka,” kata penyerang itu kepada DAZN, dikutip Tribun Jogja dari Football italia.

“Kami menang dengan clean sheet dan itu berarti kami bermain sangat baik saat bertahan maupun menyerang.”

Sebagai informasi, Raspadori telah dikaitkan dengan Juventus dan AC Milan, sementara Scamacca dikenal sebagai target Inter Milan musim depan.

“Keduanya adalah pemain hebat dan mereka siap untuk melangkah (pindah ke klub besar),” tuturnya tentang Scamacca dan Raspadori.

Gianluca Scamacca, Domenico Berardi dan Giacomo Raspadori di Liga Italia Serie A Inter Milan vs Sassuolo di San Siro di Milan, pada 20 Februari 2022.
Gianluca Scamacca, Domenico Berardi dan Giacomo Raspadori di Liga Italia Serie A Inter Milan vs Sassuolo di San Siro di Milan, pada 20 Februari 2022. (ISABELLA BONOTTO / AFP)

“Mereka membuktikan itu pertandingan demi pertandingan dan harus terus melakukannya, termasuk dalam sesi latihan.”

Berardi ingin meninggalkan Sassuolo musim panas lalu, dengan Fiorentina dalam pembicaraan lanjutan, tetapi tidak ada yang memenuhi harga yang diminta.

Sebelumnya, pemain tim nasional Italia itu dikenal setelah menolak Juventus karena saat itu dia merasa belum siap, tetapi waktu telah berubah.

“Saya telah tumbuh begitu banyak selama bertahun-tahun. Jelas, saya tidak akan menyembunyikan ambisi saya untuk memainkan pertandingan besar di stadion besar, tetapi semuanya melalui apa yang saya lakukan di sini di Sassuolo terlebih dahulu.

“Saya bisa berkembang dalam banyak hal dan harus terus bekerja seperti ini.”

Apa kata CEO Sassuolo?

Inter Milan Sports Director Giuseppe Marotta
Inter Milan Sports Director Giuseppe Marotta (Marco BERTORELLO / AFP)

Sementara itu, CEO Sassuolo Giovanni Carnevali mengonfirmasi bahwa Inter Milan adalah satu dari klub yang paling tertarik dengan striker Gianluca Scamacca dan gelandang Davide Frattesi.

Berbicara kepada DAZN menjelang kekalahan 2-0 Nerazzurri dari Neroverdi, eksekutif tersebut menjelaskan bahwa CEO Inter Beppe Marotta telah menanyakan tentang keduanya.

Kualitas Scamacca terlihat sepenuhnya di San Siro karena sang striker menunjukkan permainan yang bagus untuk menjaga timnya tetap unggul.

Ia tidak takut harus berduelnya dengan Stefan de Vrij dan kemudian mengontrol banyak bola panjang di set kedua untuk memberi mereka ruang bernapas.

Usaha gemilang pemain berusia 23 tahun itu akhirnya menghasilkan sebuah gol untuk Sassuolo di babak pertama.

Sementara itu, target transfer lainnya Inter Milan, Davide Frattesi juga menampilkan penampilan yang biasanya energik untuk membantu timnya dalam pertempuran di lini tengah.

Kedua pemain muda tersebut telah dikaitkan sebagai target transfer untuk Inter Milan selama jendela transfer musim panas.

Dan CEO Sassuolo Carnevali mengakui bahwa Nerazzurri telah melakukan kontak tentang mereka.

“Saya sering berbicara dengan (CEO Inter Marotta) karena kami memiliki persahabatan yang baik,” katanya.

“Mereka termasuk yang pertama menanyakan tentang Frattesi dan Scamacca, yang merupakan dua pemain muda yang menarik.”

Carnevali memberikan isyarat bahwa kedua pemainnya, (Gianluca Scamacca dan Davide Frattesi) bisa saja pindah ke Inter Milan.

“Saya pikir saat ini hal utama adalah mereka melakukannya dengan sangat baik untuk Sassuolo, dan kemudian kita akan melihat apa yang terjadi," tambahnya.

Menurutnya, masa depan Scamacca dan Frattesi masih sangat panjang, sehingga ia butuh klub baru yang lebih besar untuk terus berkembang.

"Masih ada jalan panjang. Yang paling penting adalah mereka terus berkembang seperti ini dan saya yakin kami akan terus bahagia dengan mereka," ujar Carnevali menekankan.

Inzaghi marah besar

Pelatih nter Milan Italia Simone Inzaghi pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Sassuolo Senin 21 Februari 2022.
Pelatih nter Milan Italia Simone Inzaghi pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Sassuolo Senin 21 Februari 2022. (ISABELLA BONOTTO / AFP)

Di sisi lain, Simone Inzaghi dikabarkan sangat marah setelah kekalahan 2-0 Inter Milan dari Sassuolo, Senin (21/2/2022) WIB.

Inzaghi pun membeberkan penyebab kekalahahan pasukannya di kandang pada pertandingan Serie A ke-26 itu.

Dengan kekalahan itu, Inter Milan tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia Serie A dengan 54 poin, selisih dua poin dari AC Milan di puncak Liga Italia.

Meski begitu, pasukan Simone Inzaghi masih berpeluang merebut kembali puncak Liga Italia dari Rossoneri karena masih memiliki satu pertandingan di tangan.

Menurut pelatih Inter Milan, cara bermain Inter Milan tidak mencerminkan bagaimana sebuah tim yang ingin memenangkan Scudetto Serie A musim ini.

Nerazzurri sebenarnya bisa menggeser AC Milan di puncak klasemen Serie A jika meraih kemenangan di kandang dini hari tadi WIB.

Namun Giacomo Raspadori dan Gianluca Scamacca memanfaatkan lemahnya pertahanan Nerazzurri untuk memberi Sassuolo hasil mengejutkan 2-0 di San Siro.

Ini bukan hal mengejutkan, karena Neroverdi sebelumnya juga telah menang di kandang Juventus, AC Milan, lalu Inter Milan musim ini.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved