Pasivic Rilis Single Perdana Bertajuk "Stranded"

Lagu ini menceritakan tentang keresahan tentang seorang anak muda yang sedang merasa terjebak dalam transisi ke dunia dewasa.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Pasivic 

TRIBUNJOGJA.COM - Skena band indie Yogyakarta diramaikan dengan kemunculan band band pendatang baru dengan karya sendiri.

Pasivic satu di antaranya.

Band rock yang dibentuk dari beragam kelompok musisi muda, beranggotakan Patra (penyanyi), Ridho (gitaris), David (gitaris), Ary (bassis), dan Fide (drummer), belum lama ini merilis single perdana bertajuk "Stranded".

Melalui  “Stranded”, band yang terbentuk 20 Desember 2020 ini ingin mencurahkan keresahan tentang seorang anak muda yang sedang merasa terjebak dalam transisi ke dunia dewasa, atau dalam kata lain mid-life crisis seperti perasaan terjebak seperti warna abu yang tidak jelas hingga hitam yang membuta tidak tahu arah.

Lagu ini juga menggambarkan perasaan masing-masing personil Pasivic atas apa yang sedang mereka rasakan seperti keadaan terjebak, buntu, dan tidak terarah.

Baca juga: The Kudanil Rilis Single Perdana Bertajuk Melangkah dengan Pasti

Keadaan seperti ini juga menghantui lingkungan terdekat seperti teman, pasangan, keluarga, serta banyak anak muda yang sedang mengalami fase transisi pencarian jati diri.

"Pada awal tahun 2021, bermula dari gitar-gitaran di tongkrongan, saya menemukan melodi yang kata Ridho itu cukup catchy dan saya memainkannya berulang-ulang, lalu Ridho menyadari bahwa melodi yang telah saya buat cocok untuk intro sebuah lagu. Di waktu yang sama akhirnya kami mencoba menyusun konsep lagunya," ujar Patra.

Dengan karakter penulisan lirik yang menggambarkan nuansa gelap oleh Patra, di waktu yang bersamaan, Ridho menemukan riff  yang gelap untuk mengiringi nyanyian di bagian verse.

Dalam waktu satu malam, gambaran besar lagu "Stranded" telah terbentuk.

Dalam kurun waktu yang cukup lama sejak struktur awal lagu ini terbuat, akhirnya lagu ini diaransemen bersama dengan personil yang lain pada pertengahan tahun.

Lantaran merasa agak terlalu kaget jika langsung dimulai dengan melodi gitar sebagai intro, dibuatlah seperti jamming singkat sebagai pembuka lagu ini dengan Ary yang membuat riff bass yang repetitif dan diiringi oleh Fide.

Setelah diaransemen secara bersama, akhirnya lagu ini mulai direkam di Legato Studio yang berlokasi di Bantul, DIY pada akhir bulan Oktober.

Pada hasil pertama lagu ini, sempat terjadi beberapa revisi demi membentuk karakter band Pasivic.

"Kami ingin membuat nuansa yang terkesan penuh emosi dan dipenuhi oleh mood yang berubah ubah, diawali dengan suasana misterius, lalu penyesalan, hingga amarah akan sebuah kesadaran yang sedang terjadi," sambung Ridho.

Setelah semua take lagu selesai, proses mixing dilakukan oleh Vicky sebagai sound engineer di Legato Studio bersama dengan Patra, Ridho, dan Ary. Lalu proses mastering dieksekusi secara mandiri oleh Vicky.

Baca juga: Pelan Pelan Kucoba Melupakanmu, Single Teranyar dari Some Island

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved