Sipakdedifa Aplikasi Pembelajaran Kebencanaan Bagi Disabilitas

Riset HRK ini mengandeng mitra BPBD Kabupaten Klaten dan melibatkan 6 mahasiswa

Ist
FGD Sipakdedifa Aplikasi Pembelajaran Kebencanaan Bagi Disabilitas 

TRIBUNJOGJA.COM - Program Riset Keilmuan Perguruan Tinggi Akademik (HRK) merupakan program dari Kemendikbud dengan tujuan mengakselerasi pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Pada peluncuran HRK pertama Agustus 2021, salah satu peraih hibah dari FKIP UMS adalah kolaborasi tim dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Geografi, dan Pendidikan Teknik Informatika.

Susunan tim yakni Ika Candra Sayekti, S.Pd., M.Pd,  Siti Azizah Susilawati, S.Si., MP dan Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs.

Riset HRK ini mengandeng mitra BPBD Kabupaten Klaten dan melibatkan 6 mahasiswa Bambang Tri Yanto, Agnes Erni johan, Sepfiana Dari Ningsih, Adik ismail, Ifan Destya Adi Tama dan Aulia Qisthi Rosyada.

Terobosan riset HRK oleh tim ini adalah mengembangkan Sistem Pembelajaran Kebencanaan dengan E-learning untuk Difabel (Sipakdedifa) kepada sistem yang berbasis android.

Untuk menindaklanjuti hal ini, digelar Focus Group Discusion (FGD) 

Ika Candra Sayekti, S.Pd., M.Pd  selaku Ketua Tim mengungkapkan, FGD yang dilaksanakan pada 16 Februari 2022 sebagai langkah awal pelaksanaan HRK ini dengan melakukan Focus Group Discusion (FGD) bersama dengan mitra BPBD Klaten, kepala sekolah serta perwakilan guru SLB seluruh Klaten serta Unit Layanan Disabilitas-Penanggulangan Bencana.

Acara tersebut juga memperkenalkan kembali kepada guru terkait website sipakdedifa yakni https://sipakdedifa.bpbd.klaten.go.id/ sebagai sistem  pembelajaran kebencanaan yang telah dibangun oleh BPBD Klaten bersama dengan Caritas Germany.

"Harapannya dengan adanya kerjasama ini dapat menjadi trobosan baru didunia pendidikan bagi SLB. Semoga saja tidak hanya digunakan sebagai media bahan ajar di SLB seluruh Kabupaten Klaten, tetapi dapat di akses di seluruh Indonesia dan menjadi satu-satunya inovasi website yang lebih memfokuskan kepada E-learning kebencanaan bagi difabel agar tangguh bencana," katanya.

Menurutnya, untuk mengakses web sangat mudah tetapi karena keterbatasan akses dan juga konten, maka tim berupaya untuk melakukan pengembangan konten maka pada kegiatan research HRK ini adalah mentransformasi Sipakdedifa dari berbasis web menjadi android.

Ketua MKKS SLB Klaten, Agus Istainto menyampaikan rasa bahagianya dan antusias terhadap kegiatan ini serta berharap jejaring yang sudah terjalin dengan UMS dapat berlanjut kedepannya.

Narasumber utama pada kegiatan FGD ini adalah Sekretaris BPBP Klaten yaitu Dr. Nurtjahjono Soeharto, S.Sos., M.PP., M.Eng,.

Ia menyampaikan berkaitan dengan proses terbangunnya Sipakdedifa dengan dan sangat berterimakasih karena Kerjasama ini akan membawa Sipakdedifa lebih applicable untuk diakses oleh teman-teman difabel. (*/rls)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved