Data Kemenkes RI : 71 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Tanpa Gejala dan Bergejala Ringan
Total kumulatif pasien yang dirawat di RS sebesar 74.838 pasien, dimana 71 persen nya asimptomatik alias tanpa gejala dan bergejala ringan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Data dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyebutkan bahwa sekitar 71 persen pasien Covid-19 di tanah air adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan gejala ringan.
Hal tersebut berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 13 Februari 2022, seperti dilansir Tribun Jogja melalui Tribunnews.com.
Menurut data Kemenkes RI per 13 Februari 2022 tersebut, total kumulatif pasien yang dirawat di RS sebesar 74.838 pasien, dimana 71 persen nya asimptomatik alias tanpa gejala dan bergejala ringan.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, kembali mengingatkan masyarakat yang terkonfirmasi positif corona segera melakukan isolasi, baik mandiri atau di fasilitas terpusat.
Baca juga: Sejak Januari 2022, Sebanyak 4 Bayi dan 30 Balita di Kulon Progo Terpapar Covid-19
Baca juga: UPDATE Sebaran Kasus Baru Covid-19 Kamis 17 Februari 2022 : Jabar Catat Kasus Tertinggi, Jatim Kedua
Masyarakat diminta untuk mematuhi anjuran isolasi termasuk prosedurnya sesuai dengan kondisinya untuk menekan angka kematian, meningkatkan angka kesembuhan, sekaligus mencegah timbulnya kasus baru.
"Kembali saya ingatkan, tiap kasus positif harus melakukan isolasi secara dini agar tidak menularkan," ujar Wiku dalam keterangan pers yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (17/2/2022).
Data lain dari Kementerian Kesehatan juga menyebutkan penyumbang angka kematian cenderung berasal dari golongan lanjut usia (49 persen), komorbid (48 persen), dan orang yang belum atau tidak dapat divaksin lengkap (68 persen).
"Dalam kaitannya dengan peraturan isolasi mandiri yang tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Kesehatan, orang-orang dengan kondisi yang demikian dinilai tidak layak melakukan isolasi mandiri, sehingga kemungkinan untuk dirawat di rumah sakit atau fasilitas isolasi terpusat lebih besar," kata Wiku.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyebut pasien yang dirawat di rumah sakit secara nasional sebanyak 36 persen.
Sementara untuk keterisian tempat tidur isolasi sebanyak 37 persen dan tempat tidur ICU 26 persen.
Adapun rinciannya, dari total tempat tidur yang tersedia 92.690, sementara yang terpakai 33.643.
Kemudian, dari total tempat tidur isolasi yang tersedia 85.053 sementara yang terpakai 31.365.
Serta dari total tempat tidur ICU yang tersedia 8.62, yang baru terpakai 2.278.
Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 17 Februari 2022: Tambah 1.531 Kasus, Mayoritas dari Hasil Tracing
Baca juga: Disdik Kota Yogya Minta Sekolah Hentikan PTM Jika Ada Temuan Kasus Covid-19
Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, dr Siti Nadia Tarmizi, menuturkan saat ini kasus konfirmasi positif Covid-19 lebih didominasi kasus-kasus di Jawa dan Bali.
Masyarakat diharapkan tetap tenang karena pemerintah sudah lebih siap menghadapi fase peningkatan gelombang varian Omicron mengingat pembelajaran pada gelombang Delta pada Juli–Agustus 2021.
“Kami memprediksi peningkatan kasus di pulau Jawa, di luar Jawa, dan Bali akan mulai terjadi dalam beberapa minggu ke depan melihat pola dari pembelajaran selama gelombang Delta sebelumnya,” katanya dalam konferensi pers virtual. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 71 Persen Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit OTG dan Gejala Ringan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/update-sebaran-virus-corona-di-indonesia.jpg)