Berita Sleman Hari Ini
Dinkes : Klaster Penularan Covid-19 di Sleman Didominasi Sekolah
Dari 13 klaster berkembang di Sleman, sepuluh di antaranya berasal dari sekolah atau pendidikan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kasus Covid-19 di Kabupaten Sleman kembali meningkat.
Sejumlah klaster penularan ditemukan, mulai dari keluarga, sekolah, tenaga kesehatan hingga perkantoran.
Ironisnya, dari semua klaster yang berkembang di Sleman , didominasi sekolah.
"Sekarang sudah banyak klaster. Terutama sekolah. Klaster paling mendominasi itu klaster sekolah. Cuman ekspose tidak sebesar awal kemarin. Tapi tetap dilakukan tracing," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Sleman , dr Khamidah Yuliati , Jumat (11/2/2022).
Beberapa hari sebelumnya memang ada informasi bahwa 13 klaster berkembang di Sleman .
Baca juga: BOR Pasien Covid-19 di RSUD Sleman Sudah Capai 33 Persen
Sepuluh di antaranya dari sekolah atau pendidikan.
Adapun klaster perkantoran, Yuli mengatakan, ditemukan di lingkungan pemerintah Kabupaten Sleman.
Ia enggan menyebut kantor mana, namun menurutnya sudah ditindaklanjuti.
Sementara, untuk klaster tenaga kesehatan, tersebar di satuan pelayanan kesehatan.
Jumlah nakes yang terkonfirmasi positif di satuan layanan kesehatan bervariasi.
"Ada mungkin 4 (positif), ada yang 2. Jadi setiap satuan pelayanan kesehatan berbeda-beda tapi masih terhandle pelayanannya," terang Yuli.
Mantan Kepala Puskemas Ngaglik ini mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan.
Menurutnya, pasien positif Covid-19 baik yang bergejala maupun orang tanpa gejala harus isolasi.
Jika bergejala ringan, maka bisa isolasi mandiri (Isoman).
Saat Isolasi di rumah ini maka prokes harus benar-benar diterapkan.
Baca juga: Kasus Covid Meningkat, Sleman Bakal Aktifkan Lagi Selter Isoter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Klaster-Penularan-Covid-19-di-Sleman-Didominasi-Sekolah.jpg)