Inter Milan Vs AS Roma: Preview, Prediksi Susunan Pemain, Statistik Kunci dan Kabar Terkini

Nerazzurri telah mencapai perempat final Coppa Italia selama delapan musim berturut - turut sekarang, tetapi gagal melaju sepenuhnya di kompetisi ini.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Iwan Al Khasni
MIGUEL MEDINA / AFP
Coppa Italia - Pemain Inter Milan Lautaro Martinez setelah mencetak gol pada pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Inter Milan dan Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza di Milan pada 13 Desember 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM- Juara Serie A, Inter Milan berupaya kembali ke jalur kemenangan ketika mereka menghadapi AS Roma di perempat final Coppa Italia di San Siro, Rabu (9/2/2022) pukul 03.00 WIB.

Seperti diketahui, tim asuhan Simone Inzaghi ini baru saja mengalami kekalahan menyakitkan di laga derby kontra AC Milan, takluk dengan skor 2-1, yang membuat sang rival kembali ke persaingan menuju Scudetto.

Fakta bahwa Nerazzurri rentan akan menjadi berita bagus bagi Jose Mourinho, yang akan berusaha menambah kesengsaraan mereka di piala. Mourinho tidak seperti manajer lain dalam hal mengambil keuntungan dari kekacauan oposisi, dan itu bisa ditampilkan di San Siro.

Inter akan memulai serangkaian pertandingan yang akan membuat atau menghancurkan musim mereka. Dengan pertandingan melawan Napoli dan Liverpool masih akan datang, beberapa minggu ke depan akan menjadi sangat penting bagi musim pertama Inzaghi yang bertanggung jawab atas juara Serie A.

Nerazzurri telah mencapai perempat final Coppa Italia selama delapan musim berturut - turut sekarang, tetapi gagal melaju sepenuhnya di kompetisi ini. Inter belum memenangkan trofi bergengsi sejak 2011 dan memiliki kesempatan yang tepat untuk memecahkan rekor itu musim ini. Kemenangan pada malam itu akan membantu mereka mengatasi kekalahan dari AC Milan dan meningkatkan moral menjelang rangkaian pertandingan yang melelahkan.

Tidak seperti Inter, Roma mengalami musim pasang surut di bawah asuhan Mourinho. Mereka memang memiliki peluang luar untuk menantang tempat empat besar tetapi bisa bertujuan untuk pergi jauh-jauh di Coppa Italia. I Giallorossi adalah tim tersukses kedua dalam kompetisi ini, setelah memenangkannya sembilan kali. Namun, mereka belum pernah memenangkan gelar sejak 2008, terakhir kali mereka memenangkan trofi utama.

Mourinho akan tahu bahwa momentum timnya dapat meningkat jika mereka mengalahkan juara Serie A di kandangnya sendiri. Pasukan Allegri telah menunjukkan diri mereka rentan, dan tidak ada waktu yang lebih baik dari sekarang bagi Mourinho untuk memperkuat keyakinan akan keraguan diri tersebut. Ini menjanjikan untuk menjadi pertandingan yang menarik antara dua tim papan atas Italia.

Menjelang laga, Inzaghi kemungkinan akan merotasi skuatnya, mengingat pertandingan tersebut akan berlangsung hanya tiga hari setelah derby Milan. Felipe Caicedo akan melewatkan pertandingan itu karena ia berjuang melawan kelelahan otot. Ivan Perisic juga ditarik keluar saat melawan Milan karena cedera dan bisa diistirahatkan malam itu.

Adapun Inzaghi telah mematenkan sistem 3-5-2 di San Siro musim ini, dan tidak mudah untuk melihatnya menyimpang dari itu saat melawan Roma. Pelatih asal Italia itu bersiap untuk melakukan perubahan tetapi kemungkinan akan tetap menggunakan sistemnya yang telah dicoba dan diuji.

Samir Handanovic kemungkinan akan menjadi starter di depan gawang di depan Andreu Radu, yang kesulitan dalam pertandingan terakhirnya melawan Empoli di babak Coppa Italia sebelumnya. Dia tampaknya akan memulai di belakang tiga bek Alessandro Bastoni, Andrea Ranocchia dan Danilo D'Ambrosio.

Federico Dimarco kemungkinan akan mengambil alih posisi Perisic di sayap kiri, sementara Matteo Darmian bisa menggantikan Denzel Dumfries di sayap lainnya. Marcelo Brozovic tampaknya akan memulai peran jangkar di lini tengah dan memberikan dasar bagi Inter untuk menguasai lini tengah lapangan. Kehadirannya seharusnya memungkinkan Hakan Calhanoglu dan Roberto Gagliardini untuk maju.

Lautaro Martinez, pada bagiannya, telah menikmati beberapa minggu yang sibuk dengan klub dan tugas nasionalnya. Dia bisa diistirahatkan pada malam itu dengan Alexis Sanchez menggantikannya di starting XI. Edin Dzeko akan bermain bersamanya melawan mantan timnya.

Tidak seperti Inter, Mourinho kemungkinan akan masuk dengan susunan pemain yang lebih kuat pada malam itu. Mourinho menyadari pentingnya memenangkan trofi dan akan sangat menyadari bahwa timnya hanya tinggal tiga kemenangan lagi untuk mengamankan Coppa Italia. Mengakhiri  14 tahun penantian Giallorossi untuk sebuah trofi akan menjadi hal lain lagi.
Mourinho tampaknya akan mengerahkan timnya dalam sistem 3-5-2 yang akan mencerminkan Inter pada malam itu. Rui Patricio akan menjadi starter di bawah mistar gawang, di belakang tiga bek Roger Ibanez, Chris Smalling dan Gianluca Mancini. Ainsley Maitland-Niles memulai sebagai bek sayap kiri sementara Rick Karsdorp akan menempati sayap lainnya. Yang pertama bisa menemukan beberapa kegembiraan di sayap ke depan mengingat preferensi Darmian untuk bertahan daripada menyerang.

Bryan Cristiane akan melawan Marcelo Brozovic dan harus berhadapan dengan maestro Kroasia dari Inter. Semakin besar pengaruh yang dapat diberikan pemain berusia 26 tahun itu di tengah lapangan, semakin besar peluang Jordan Veretout dan Sergio Oliveira untuk menyerang ke depan.

Tammy Abraham dan Nicolo Zaniolo telah menunjukkan bahwa mereka memiliki apa yang diperlukan untuk mengganggu pertahanan terbaik dan dapat menemukan kegembiraan melawan lini belakang Inter.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved