Kumpulan Kata
99 KUMPULAN Kata untuk Menampar Orang Munafik Secara Elegan, Tanpa Marah dan Teriak
Tribunjogja.com merangkum 99 kumpulan kata untuk menampar orang munafik secara elegan, tanpa marah, apalagi teriak.
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
23. "Perkataanmu membuatku yakin bahwa kelakuanmu tidak lebih baik darinya."
24. "Membicarakan keburukan dan menghitung dosa orang lain tidak lantas membuatmu menjadi orang paling suci."
25. "Orang yang bersikap baik tidak selalu bermuka dua karena sesungguhnya kebaikan yang hakiki berasal dari dalam hati dan bukan hanya sekedar ekspresi."
26. "Lebih menyenangkan menjadi seorang bocah daripada munafik bersikap sok dewasa."
27. "Dengan cara bicaramu ini, aku khawatir kamu akan segera mendapatkan karma."
28. "Munafik adalah adanya sebuah perbedaan di antara perkataan dan hati, adanya perbedaan di antara sesuatu yang tampak dan yang tersembunyi."
29. "Kalau mau mengurusi hidupku, jangan lupa sekalian tanggung biayanya."
30. "Waktuku habis karena mendengarkan omong kosong darimu."
31. "Seseorang mengenakan topeng, lalu lama-lama wajahnya jadi menyesuaikan dengan topeng yang dipakai." - George Orwell
32. "Daripada berbicara ngelantur ngalor ngidul nggak jelas. Lebih baik belajar sedikit demi sedikit, biar IQ-mu yang rendah tidak begitu tampak."
33. "Kurasa aku butuh kacamata. Ke mana pun aku memandang, orang-orang selalu terlihat punya dua wajah."
34. "Alasanku bertepuk tangan karena akhirnya kamu berhenti berbicara, bukan menyukai apa yang kamu bicarakan."
35. "Ingin menjadi teman adalah pekerjaan cepat, tetapi persahabatan merupakan pematangan buah yang lambat." - Aristoteles
36. "Sulit sekali kita temui orang yang berkata terima kasih setelah ditolong."
37. "Aku adalah aku. Bukan seperti yang orang lain bicarakan tentangku. Bukan yang orang lain inginkan aku menjadi apa yang mereka inginkan. Aku adalah aku." - Brigitte Nicole
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/KUMPULAN-Kata-untuk-Menampar-Orang-Munafik-Secara-Elegan-Tanpa-Marah-dan-Teriak.jpg)