Berita Klaten Hari Ini

Pohon Durian Jumbo di Kaki Merapi Klaten Tumbang, Rumah Warga Kena Dampaknya

Sebuah pohon durian berukuran jumbo tumbang setelah diterpa angin kencang di Desa Kemalang, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten , Jawa Tengah.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sejumlah relawan saat berusaha mengevakuasi pohon durian jumbo yang menimpa rumah warga di Desa Kemalang, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Selasa (1/2/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebuah pohon durian berukuran jumbo tumbang setelah diterpa angin kencang di Desa Kemalang, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten , Jawa Tengah.

Akibat tumbangnya pohon tersebut, rumah warga bernama FX Tuhsina di desa itu terkena imbasnya.

Sebagian besar atap rumah rontok setelah kena timpa pohon berukuran jumbo itu.

Pantauan Tribunjogja.com di lokasi, Selasa (1/2/2022) pohon durian yang tumbang tersebut menimpa bagian belakang rumah milik Tuhsina.

Genteng dari atap rumah tersebut berserakan di sekitar rumah. Pohon berukuran jumbo itu masih tergeletak di atas atap rumah.

Baca juga: BERITA BENCANA ALAM : Sejumlah Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Sleman, Ini Laporan BPBD

Hingga pukul 10.00 WIB, para relawan masih bekerja keras untuk mengangkat pohon yang roboh itu.

Satu unit crane dan sejumlah mesin chinsau ikut dilibatkan untuk mengevakuasi pohon itu.

Pemilik rumah, Tuhsina mengatakan peristiwa tumbangnya pohon durian berukuran jumbo itu terjadi pada Senin (31/1/2022) sore.

Saat itu, Tuhsina sedang tidak berada di rumah.

"Kejadian kemarin sore sekitar pukul 15.30, saat itu rumah dalam keadaan kosong karena saya sedang di Jogja mengantar istri berobat," ucapnya saat Tribunjogja.com temui di rumahnya.

Menurut dia, dirinya dapat kabar pohon durian tumbang setelah mendapat telepon dari tetangganya sehingga dirinya memutuskan untuk kembali ke rumahnya Senin malam.

Saat tiba di rumah, ia kaget, 3 kamar tidur, kamar mandi dan dapur rumahnya sudah dalam keadaan rusak.

Atap dari masing-masing ruangan itu sudah rontok dan menyisakan puing-puing.

"Kemarin malam listrik juga mati, evakuasi tidak bisa maksimal. Pagi ini baru bisa dimulai. Mudah-mudahan bisa selesai," ucapnya.

Baca juga: Berita Bencana Alam : Rekaman Detik-detik Hujan Badai di Bogor, Satu Pohon Tumbang Timpa Mobil

Menurut dia, akibat kejadian itu, dirinya mengalami kerugian sekitar Rp 35 juta.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved