Peluang PSS Sleman Meraih Poin di Putaran Kedua BRI Liga 1 2021

PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi merilis jadwal pertandingan BRI Liga 1 2021 teranyar Seri 4 putaran kedua yang digelar di Bali hingga bulan Maret

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
daily.jstor.org
ilustrasi sepakbola 

TRIBUNJOGJA.COM - PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi merilis jadwal pertandingan BRI Liga 1 2021 teranyar Seri 4 putaran kedua yang digelar di Bali hingga bulan Maret 2022 mendatang.

PSS Sleman, kontestan Liga 1 asal DI Yogyakarta akan kembali bertanding pada pekan ke-21 melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (29/1/2022) besok. Kemudian di Seri 4 ini PSS Sleman diketahui akan melakoni 11 laga.

Dari 11 laga yang akan dilakoni tim berjuluk Super Elang Jawa itu, kini sudah memasuki pekan ke-21 dan menyisakan delapan laga.

Lantas bagaimana peluang PSS Sleman di putaran kedua Seri 4 untuk meraup poin?

Jika melihat dari tiga pertandingan terakhirnya, PSS Sleman tampil tidak begitu buruk, terlebih gaya permainan di putaran kedua yang ditangani oleh I Putu Gede tampak lebih berbeda, ketimbang di putaran pertama saat dinahkodai oleh Dejan Antonic.

Baca juga: Jelang Hari Jumat dengan Melakukan Ibadah Sunnah, Berikut Bacaan Niat Sholat Dhuha

Pada paruh musim, Super Elja finish di peringkat 13 dengan torehan 21 poin dari 5 kali menang, 6 kali seri dan 6 kali kalah. Saat ini I Putu Gede yang menjadi pelatih PSS Sleman bertekad membawa tim finish di papan atas klasemen.

Seperti diketahui, PSS Sleman telah melakoni tiga laga di putaran kedua dengan perolehan sekali menang, sekali kalah, dan sekali hasil seri. Total Super Elja sudah mengoleksi 25 poin.

Sehingga PSS Sleman kini menyisakan 14 laga hingga akhir musim, dengan itu peluang untuk merangsek ke papan atas masih sangat realistis. Hitung-hitungannya jika sapu bersih 14 laga, PSS Sleman akan meraup tambahan 42 poin, ditambah poin saat ini 25 menjadi 67 poin, itupun dengan catatan tim-tim di atas PSS Sleman tidak meraup poin lebih banyak.

Kemudian jika PSS Sleman meraih kemenangan setengahnya saja, yakni tujuh laga dari 14 laga sisa, total poin yang akan didapat bertambah 21 poin menjadi 46 poin di akhir musim.

Di sisi lain lima tim penghuni klasemen teratas kini sudah memiliki poin di atas 35. Semisal Bhayangkara FC di peringkat pertama dengan 43 poin, Arema FC peringkat 2 dengan 41 poin, Persib Bandung di peringkat 4 dengan 40 poin, Persebaya di peringkat 4 dengan 39 poin, dan Bali United di peringkat 5 dengan 38 poin.

Kelimat tim itu memiliki poin terpaut cukup jauh dengan PSS Sleman yang kini bertengger di peringkat 10 dengan perolehan 25 poin.

Untuk itu melihat potensi PSS Sleman saat ini kemungkinan bisa naik sekitar 4 tangga ke peringkat 6 hingga akhir musim dengan catatan rasio kemenangan Super Elja harus lebih besar dari putaran pertama.

Sementara dari tiga laga yang sudah dilakoni dengan perolehan sekali menang, sekali kalah, dan sekali seri di putaran kedua, perbandingannya masih sekitar 50:50.

Dengan demikian menarik untuk disimak apakah rasio kemenangan PSS Sleman akan naik di bawah asuhan I Putu Gede. Terlebih pelatih kelahiran Surabaya itu punya ambisi membawa PSS Sleman mengakhiri musim di papan atas.

"Berjalannya waktu saya rasa kita punya jalan kesana. Kita juga gigih terutama pada saat melawan Arema. Jadi saya rasa untuk target kita tidak akan berubah dan tetap di papan atas," ujar I Putu Gede tempo hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved