Biduan Dangdut Tak Terima Bagian Sensitifnya Disenggol, Begini Akhir Ceritanya
Kronologi kejadian tak mengenakan yang menimpa seorang penyanyi dangdut berinisial RS
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com Klaten -- Berita kriminal kali ini datang dari wilayah Klaten Jawa Tengah .
Kasus kriminal ini bermula dari Seorang pria berinisial W alias Bento warga Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tengah dicari oleh pihak kepolisian.
Pria berusia 42 tahun itu dicari oleh polisi karena diduga nekat memegang area sensitif dari seorang penyanyi dangdut berinisial RS.
Saat kejadian, RS sedang menghibur tamu undangan di sebuah acara hajatan di Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes.
Kronologi kejadian tak mengenakan yang menimpa seorang penyanyi dangdut berinisial RS tersebut, bermula pada Sabtu, (8/1/2022) sekitar pukul 22.00 WIB, saat
itu korban sedang mengisi acara di sebuah hajatan di Desa Krajan.
Pelaku saat itu sedang berjoget di depan korban, tiba-tiba pelaku langsung menyentuh bagian tubuh sensitif korban.
Karena tidak terima atas perlakuan Bento tersebut, korban RS lalu melempar pelaku dengan botol minuman air mineral.
Pelaku kemudian langsung memukul korban di sekitar area mulut. Akibat pukulan itu, korban menderita luka pada bagian mulutnya hingga mengeluarkan darah.
Ditangkap
W alias Bento (42) pelaku pemukul dan pelecehan kepada seorang biduan dangdut berinisial RS (25) saat manggung di Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten
Klaten, Jawa Tengah telah ditangkap oleh polisi.
Bento diamankan oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten di rumahnya di Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes, Senin (17/1/2022) malam
sekitar pukul 20.00 WIB.
Seorang seniman Klaten, Supriyadi atau yang karib disapa Jimbling berharap kasus pemukulan dan pelecehan terhadap biduan dangdut dan seniman di Klaten tidak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bang-Bento-Tonjok-Biduan-Dangdut-Ngaku-Tak-Sengaja-Senggol-Bagian-Sensitif.jpg)