Berita Sleman Hari Ini

Libatkan Organisasi Massa, Bersama Perangi Kejahatan atau Klitih Jalanan di Sleman 

Kejahatan Jalanan atau Libatkan Organisasi Massa, Bersama Perangi Kejahatan atau Klitih Jalanan di Sleman sering disebut klitih di Kabupaten Sleman me

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
Ormas yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Keluarga Besar TNI-Polri (FSKBTP) membacakan sikap terkait kejahatan jalanan di gedung Setda Kabupaten Sleman, Selasa (18/1/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kejahatan Jalanan atau sering disebut klitih di Kabupaten Sleman menjadi perhatian serius.

Perlu ada upaya bersama-sama untuk memberantas aksi kejahatan yang kerap melibatkan kelompok remaja ini.

Sebab, aksi kejahatan jalanan selama ini dinilai cukup meresahkan karena telah mengakibatkan banyak korban luka, bahkan hingga meninggal dunia. 

Kini, pelbagai upaya mulai dilakukan. Selain berkoodinasi dengan lintas organisasi perangkat daerah dan TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Sleman juga mengajak kepada Organisasi Kemasyarakatan (ormas) untuk bersama-sama menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan di wilayah Sleman. 

Baca juga: Kronologi Warga Wonosari Gunungkidul Terpapar Covid-19: TKI dari Singapura

"Kami mengajak ormas di Sleman, untuk sesarengan membangun Sleman, sesuai dengan visi- misi Bupati, membangun Sleman sebagai rumah bersama. Salah satunya, upaya menjaga dan menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat," kata Sekretaris Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Indra Darmawan, Selasa (18/1/2022). 

Aksi kejahatan jalanan memang cukup meresahkan. Ini masih menjadi momok di Bumi Sembada.

Karena, belum lama ini klitih terjadi di Jalan Kaliurang, Ngaglik yang menyebabkan korban luka-luka hingga dibawa ke rumah sakit.

Karenanya, kejahatan ini perlu ditanggulangi dengan melibatkan semua pihak. Satu di antaranya ormas. 

Indra mengatakan, ada 140 ormas yang aktif dan terdaftar di Kantor Kesbangpol Sleman. Mereka diajak untuk ikut berpartisipasi dengan menjadi agen yang bisa memberi edukasi masyarakat, terutama pada remaja dan pemuda.

"Agar tercipta keamanan, ketertiban, ketentraman, dan kenyamanan di Kabupaten Sleman," kata dia. 

Satu di antara ormas yang berkenaan berpartisipasi dalam upaya penanggulangan kejahatan jalanan  adalah Forum Silaturahmi Keluarga Besar TNI-Polri (FSKBTP) Sleman.

Ormas ini terdiri dari lima organisasi. Meliputi KB-FKPPI, GM-FKPPI, Hipakad, KBP Polri, Paseduluran TNI-Polri dan KBPPOL di Sleman

Ketua Himpunan Putra-Putri Keluarga Besar Angkatan Darat (Hipakad) Sleman Kemal Ahmad mengatakan, jajarannya siap dilibatkan dalam upaya pencegahan kejahatan jalanan.

Menurut dia, upaya penanggulangan kejahatan jalanan akan tercapai apabila ada kerjasama dari semua pihak. Mulai dari Pemerintah Kabupaten, aparat penegak hukum, peran masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Karena itu, selain mengoptimalkan peran CCTV yang ada di wilayah, Ia mengajak bersama dalam upaya penanggulangan kejahatan jalanan. 

Baca juga: Seusai Disuntik Vaksin Booster, Bupati Kulon Progo Imbau Masyarakat Segera Mendaftarkan Diri

"Ke depan, mari bersama-sama, bukan hanya kami saja, kami mengajak masyarakat, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di Sleman," kata dia. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved