Drama Korea

SINOPSIS Drakor Snowdrop Episode 6: Proses Pembebasan Sandera, Eun Yeong Ro Akui Putri Direktur ANSP

Dalam episode 6 ini, Im Soo Ho dan kedua rekannya berhasil keluar dari asrama Universitas Hosu. Ketiganya berusaha untuk keluar dari pintu darurat

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Joko Widiyarso
jtbc
Drama Korea Snowdrop 

TRIBUNJOGJA.COM - Drama Korea (drakor) Snowdrop mengambil slot penayangan setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 22.30 KST, atau pukul 20.30 WIB di JTBC.

Drama yang dibintangi Jiso BLACKPINK dan Jung Hae In ini bisa ditonton di platfrom streaming Disney+ hotstar.

Dalam episode 6 ini, Im Soo Ho dan kedua rekannya berhasil keluar dari asrama Universitas Hosu.

Ketiganya berusaha untuk keluar dari pintu darurat yang berada di tengah hutan.

Keadaan memang tampak sepi tetapi Im Soo Ho dan kedua rekannya dijebak oleh para polisi dan Keamanan Negara.

Hal itu membuat Im Soo Ho kembali ke asrama Universitas Hosu untuk mencari cara kabur sebelum jam 22.00 KST.

Sebab, kapal yang mereka tumpangi akan berlayar tepat pukul 10 malam.

Sementara itu, Lee Kang Moo mencoba membawa para siswa untuk keluar dari asrama.

Namun, apadaya Joo Gyeok Chan rekan Im Soo Ho memergoki Lee Kang Moo yang membawa para siswa keluar.

Situasi di asrama semakin menegangkan tatkala Lee Kang Moo dan Joo Gyeok Chan berkelahi.

Di mana Lee Kang Moo mencoba menahan tembakkan yang diarahkan ke siswa oleh Joo Gyeok Chan.

Suara tembakan dan jeritan siswa saling bersautan.

Hingga akhirnya Im Soo Ho pun tiba di tempat tersebut.

Di sisi lain, Eun Chang Soo dan Nam Tae Il saling bertentangan terkait penyerangan balik untuk menangkap para pembelot Korea Utara.

Sebab, Eun Chang Soo berpikir mereka sudah menjalin kerjasama dengan Korea Utara.

Ia tidak ingin semuanya sia-sia. Hal ini berbanding terbalik dengan Nam Tae Il yang mencoba mencari muka untuk mendapatkan kursi pemerintah.

Di saat Eun Chang Soo mengkhawatirkan Eun Yeong Ro, ia mendapatkan berita para tentara berhasil menangkap pembelot dan bersiap untuk menghadapi Korea Utara.

Ia juga meminta agar para awak media tidak mengetahui gentingnya perlawanan Korea Selatan dan Korea Utara.

Sepertinya, Eun Chang Soo tak mengetahui jika tentara yang menjadi korban saat ini adalah putranya Eun Yeong Woo.

Kembali pada situasi asrama, para siswa kembali di tahan di kantin bersama Im Soo Ho.

Selama menjaga siswa-siswa itu, Im Soo Ho merasa bahwa dirinya diutus oleh sang ayah untuk bekerjasama dengan Korea Selatan.

Bahkan, Im Soo Ho yakin sang ayah telah membuat kesepakatan dengan direktur ANSP untuk melindungi mereka.

Namun, ia bertanya-tanya mengapa justru pihak ANSP ingin membunuh mereka.

Di tengah-tengah Im Soo Ho bertanya-tanya ia melihat Eun Yeong Ro terluka.

Tak selamg beberapa lama, Joo Gyeok Chan tiba setelah menyelamatkan rekannya yang terluka yakni Lee Eung Chol.

Ia sengaja menjemput Yeong Ro untuk melakukan pertolongan pertama.

Kesempatan ini digunakan Im Soo Ho untuk membawa ke ruang P3K.

Ini membuat Joo Gyeok Chan curiga jika Im Soo Ho menaruh hati pada Eun Yeong Ro.

Selagi Im Soo Ho mengobati Lee Eung Cheol, ia meminta Eun Yeong Ro menunggunya.

Setelah itu, Im Soo Ho pun mengobati luka yang ada di tangan Eun Yeong Ro.

Ia meminta agar Im Soo Ho melepaskan semua orang yang menjadi tawanannya.

Im Soo Ho memberi tahu bahwa hari esok dia meminta para tentara mencarikan dokter untuk Eung Cheol.

Kesempatan itu pasti digunakan mereka untuk meminta tuntutan balik dengan membebaskan para sandera.

Ia pun berjanji akan membebaskan Eun Yeong Ro karena Im Soo Ho tak ingin berutang budi pada mahasiswa tersebut.

Ketika Yeong Ro kembali ke kantin, rekan-rekannya berpikir mengapa Yeong Ro yang dipilih untuk mengobati Eung Cheol.

Mengapa Im Soo Ho justru membawa Yeong Ro.

Hal itu membuat Yeong Ro tak nyaman dengan omongan orang.

Di sisi lain, Eun Chang Soo menghubungi asrama Yeong Ro, kala itu Im Soo Ho sendiri yang menerima telepon tersebut.

Eun Chang Soo membawa berita bahwa kapal Utara tak bisa selamat dan tertangkap oleh pihak tentara Selatan.

Eun Chang Soo memang tak ingin ada peperangan antara Utara dan Selatan, ia pun mencoba merangkul Im Soo Ho agar tidak terjadi apapun.

Namun, Im Soo Ho merasa tertipu oleh kerjasama dengan Selatan.

Ia merasa dijebak oleh pihak ANSP.

Mulai saat itu, ia tak percaya dengan omongan direktur ANSP.

Sesuai perjanjiannya, Eun Chang Soo mengirimkan dokter yang tak lain adalah selingkuhan Nam Tae Il.

Sebab, saat itu, Kang Cheong Ya lah yang terdekat dari Universitas Hosu.

Kesepaktan untuk membebaskan siswa pun juga mulai dilksanakan.

Sayangnya, semua tak berjalan lancar ketika Kye Boon Ok merasa pemilihan itu tak adil.

Hanya karena Eun Yeong Ro yang dipilih terlebih dulu, Boon Ok pun kesal.

Padahal Boon Ok juga masuk dalam kloter pertama pembebasan.

Situasi semakin runyam ketika Boon Ok membuat kegaduhan dan iri terhadap Eun Yeong Ro.

Im Soo Ho pun akhirnya mengurungkan niatnya untuk membebaskan siswa.

Ia memilih untuk merawat Lee Eung Chol terlebih dulu.

Ketika mereka sudah mendapatkan keinginannya akhirnya Im Soo Ho pun memilih siapa saja yang boleh bebas.

Lagi-lagi Yeong Ro terpilih bebas terlebih dulu.

Boon Ok kembali kesal, Yeon Ro pun menjadi segan untuk bebas terlebih dulu. Mengingat dirinya yang membuat masalah.

Ia pun berbisik pada Im Soo Ho jika dirinya adalah putri Direktur ANSP.

Apa yang akan dilakukan Im Soo Hoo setelah mengetahui Eun Yeong Ro adalah putri Direktur ANSP?

Menarik ya! Saksikan terus kelanjutan kisah Im Soo Ho dan Eun Young Ro hanya di drama Korea Snowdrop yang bisa ditonton di JTBC dan Disney+ hotstar.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved