Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Alun-Alun Klaten Bakal Direvitalisasi, PKL Dipindah ke Jalan Bali

Bupati Klaten, Sri Mulyani menyampaikan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bakal melakukan penataan dan revitalisasi di Kawasan Alun-alun Klate

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani saat ditemui di Pemkab Klaten, Jumat (14/1/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN -¬†Bupati Klaten, Sri Mulyani menyampaikan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bakal melakukan penataan dan revitalisasi di Kawasan Alun-alun Klaten pada tahun 2022 ini.

Nantinya, para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di kawasan Alun-Alun Klaten itu direncanakan bakal di relokasi ke Jalan Bali yang berjarak sekitar 1 kilometer dari alun-alun berada.

"Kita akan revitalisasi Alun-alun Klaten, RSPD, dan sedikit trotoar depan Masjid Raya Klaten tahun 2022 ini," ujar Sri Mulyani saat TribunJogja.com temui di Pemkab Klaten, Jumat (14/1/2022) siang.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Gulirkan Vaksinasi Booster Covid-19 Mulai 17 Januari 2022, Lansia Jadi Prioritas

Dijelaskan Mulyani, setelah dilakukan penataan kawasan Alun-alun itu nantinya memang disterilkan dari pedagang kaki lima yang biasa berjualan di lokasi itu.

"Nanti Alun-alun memang untuk nongkrong, untuk jogging ada fasilitas basket dan ada lokasi main anak-anak," paparnya.

Adapun untuk ratusan pedagang yang yang biasa berjualan bakal dipindah ke Jalan Bali dekat pasar buah.

"Skenarionya tadi sudah kita siapkan, tahun ini ada revitalisasi alun-alun, terus untuk pemanfaatan mainan anak-anak di alun-alun akan kita pindah ke posisi strategis lainnya," katanya.

Mulyani kemudian membeberkan jika untuk revitalisasi Alun-alun Klaten, RSPD dan trotoar depan Masjid Raya Klaten, pihaknya mengucurkan anggaran sebesar Rp 9 miliar.

Baca juga: Penularan Omicron di Indonesia Meluas, Mobilitas ke Gunungkidul Belum Akan Diperketat

Dana tersebut bersumber dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Klaten tahun 2022.

"Kalau RSPD ini kita tata saja, seperti gapura, air mancurnya, terus lampu-lampu. Penataan ini adalah untuk mengubah wajah Klaten karena ini nadinya Klaten," katanya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved