Kabar Artis
KABAR TERBARU Mas Tukul Arwana Setelah Pendarahan Otak, Pengakuan Sang Manajer
Setelah mengalami pendarahan otak beberapa waktu lalu, kini komedian Tukul Arwana sedang menjalani fisioterapi agar bisa beraktivitas seperti sedia ka
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Setelah mengalami pendarahan otak beberapa waktu lalu, kini komedian Tukul Arwana sedang menjalani fisioterapi agar bisa beraktivitas seperti sedia kala.
Di media sosial, beredar juga video yang memperlihatkan Tukul Arwana sedang berlatih untuk berjalan, berdiri dengan menggunakan bantuan robot .
Manajer Tukul Arwana , Rizki Kimon mewakili keluarga membenarkan kondisi Tukul Arwana sekarang seperti di video yang beredar di media sosial.
Setelah operasi, Tukul Arwana rutin melakukan berbagai terapi.
"Mungkin saya ingin menyampaikan mewakili keluarga besar Mas Tukul itu memang benar real foto Mas Tukul yang sedang fisioterapi terus lagi interaksi sama anaknya," kata Rizki Kimon, Selasa (11/1/2022).
Setelah menjalani operasi, kondisi pemilik nama asli Riyanto itu belum kembali lincah seperti dulu kala.
Tukul Arwana harus memulihkan saraf motoriknya agar bisa kembali beraktivitas dengan melakukan berbagai fisioterapi.
Beruntungnya, fisioterapi yang dilakukan sejak Desember 2021 itu membuahkan hasil. Kondisi Tukul Arwana kini sudah jauh membaik.
"Mas Tukul untuk saat ini alhamdulillah berangsur-angsur membaik. Jadi, memang berkat fisioterapi yang kami jalankan setiap hari. Terus di klinik yang seminggu tiga kali kami jalani, alhamdulillah itu berpengaruh. Sangat berpengaruh untuk pemulihan Mas Tukul," ucap Kimon.
Ia menjelaskan, sebelum dilakukan fisioterapi, Tukul agak susah berdiri.
Namun, saat ini, ia bisa berdiri dan memiliki kekuatan yang cukup untuk menopang dirinya.
Kimon juga mengatakan, Tukul saat ini sudah bisa makan tanpa perlu diblender lagi.
Ia bisa makan nasi dan sayur dan mau mengunyah seperti sedia kala.
"Iya, untuk berjalan masih belum terlalu optimal dan untuk makan sedikit-sedikit walau masih dibantu dengan selang," tutur Rizki Kimon.
Lebih lanjut, Kimon mengungkap, Tukul masih kesulitan berbicara. Selama berkomunikasi dengan anak-anaknya, Tukul hanya mengandalkan gestur tubuh.
Seperti mengangguk untuk iya dan menggeleng untuk tidak.
Guna mengembalikan kemampuan berbicara Tukul Arwana , keluarga sudah menyiapkan rencana pengobatan.
"Mungkin nanti ditunjang dengan fisoterapi wicara. Insya Allah Mas Tukul akan lekas membaik dan bisa bicara," ujar Kimon.
Anak angkat Tukul, AKP Ega Prayudi juga sempat mengunggah momen Tukul menjalani fisioterapi.
Tukul Arwana mengalami pendarahan di otak pada 22 September 2021. Sang presenter langsung dilarikan ke rumah sakit di hari yang sama untuk tindakan medis.
Sebelum dibawa ke rumah sakit saat itu, anak kedua Tukul, Novita Eka Afriana, sempat bingung mendapati ayahnya tidak bergeming.
"Aku di rumah, lagi tiduran di kamar, ayah di depan tv, adik aku Zhovan manggil aku, 'Kakak, kok ayah diem aja,'" kata Vita dikutip dari YouTube Indosiar.
"Udah tiduran di depan tv, kayak di bawah sofa," lanjutnya. Zhovan yang juga ada di sana, seperti sedang menahan tangis ketika menceritakan kembali kejadian hari itu.
"Kayak beda aja, biasanya ayah yang panggil, langsung 'eh udah datang,' terus ngajak cium, tapi ini enggak," kata Zhovan terbata-bata.
Sementara itu, Vita yang menceritakan kronologinya, sempat berpikir ayahnya itu hanya sedang bercanda.
"Aku pikir ayah becanda, soalnya dia diem aja," kata Vita.
"Aku bilang,'Ayah kenapa,' tapi enggak jawab. Akhirnya didudukin, aku kasih minum, pas aku kasih minum, udah enggak bisa minum," lanjutnya.
Namun saat itu ayahnya masih bisa merespons ketika ada air yang tumpah.
Tukul masih sempat mengelap air yang tumpah ke tubuhnya, hanya saja sudah tidak bisa berbicara.
Salah satu rumah sakit yang kemudian mereka pilih adalah Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), Cawang.
Dalam kondisi panik karena harus mengejar waktu, ditambah jalanan yang macet, kerabat mereka yang saat itu mengendarai mobil tersebut akhirnya meminta tolong pada polisi.
Dia langsung menggedor mobil polisi yang sedang patroli di tol.
"Sampai sekarang saya lupa namanya, ada dua polisi standby di pintu tol Tendean, saya langsung berhenti, saya gedor-gedor," kata Kimon.
"Sampai polisinya mungkin pasti kaget, kayak gini (seperti akan ambil pistol), tahu-tahu ini ada orang, tiba-tiba mepet," ucapnya memaklumi tindakan polisi saat itu yang terkejut. ( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )