Berita Gunungkidul Hari Ini
Raup Lebih Rp 1,2 M Saat Nataru, Target PAD Wisata Gunungkidul 2021 Tercapai 104,6 Persen
Total PAD wisata Gunungkidul selama 2021 ini adalah Rp12.544.846.646,38 dari target Rp 12 miliar.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kabupaten Gunungkidul meraup perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor wisata lebih dari Rp 1,2 miliar selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Perolehan ini secara otomatis mendongkrak capaian PAD wisata sepanjang 2021.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Harry Sukmono menyampaikan total PAD wisata selama 2021 ini adalah Rp12.544.846.646,38 dari target Rp 12 miliar.
"Tercapai 104,6 persen atau lebih dari target, untuk angka kunjungan totalnya 1.760.349 orang di 2021," ujar Harry dihubungi pada Senin (03/01/2022).
Adapun selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) periode 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, Gunungkidul dikunjungi sebanyak 177.890 orang. Total pendapatannya mencapai Rp1.262.375.700,00.
Baca juga: Polemik Retribusi TPR Tepus, Dispar Gunungkidul Pastikan Sudah Sesuai Ketentuan
Dispar Gunungkidul sebelumnya menargetkan 147.715 pengunjung selama libur Nataru, dengan perolehan PAD Rp1.124.235.500,00. Harry menyatakan bersyukur seluruh target bisa tercapai bahkan lebih.
"Apalagi saat ini masih dalam situasi pandemi yang terbilang sangat dinamis," katanya.
Terkait peredaran uang dan nilai ekonomi, Harry mengatakan belum bisa mengungkapkan secara rinci.
Sebab hasil kajian baru akan terbit pada triwulan pertama 2022 ini.
Namun ia tetap yakin bahwa ada peningkatan terhadap pendapatan pelaku wisata.
Sebab biasanya, tingkat kunjungan memiliki korelasi dengan peredaran uang untuk berbelanja.
"Semakin banyak pengunjungnya, pasti makin banyak yang berbelanja, hanya saja nominal pengeluaran per orang per harinya yang belum bisa dipastikan," jelas Harry.
Baca juga: Amankan Kawasan Pantai Selama Libur Nataru, SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Dapat Bantuan ATV
Warsini, seorang pedagang cinderamata di Pantai Kukup, Tanjungsari mengaku pendapatan dari penjualannya belum normal sepenuhnya.
Ia menilai wisatawan lebih banyak memilih untuk menikmati liburan ketimbang berbelanja.
Meski demikian, ia tetap bersyukur lantaran masih tetap bisa berjualan.
Apalagi di awal pandemi ia harus menutup usahanya sementara waktu lantaran wisata juga ditutup meski di masa liburan.
"Setidaknya tetap ada pengunjung meski belum normal seperti sebelum pandemi," kata Warsini pada wartawan.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Raup-Lebih-Rp-12-M-Saat-Nataru-Target-PAD-Wisata-Gunungkidul-2021-Tercapai-1046-Persen.jpg)