Berita Bisnis Terkini

Resmi Hadir di iOS, VENTENY Perkuat Misi Menjadi Employee Super-App di Tahun 2022

Perusahaan teknologi pengusung employee happiness VENTENY (PT. VENTENY Fortuna International) resmi meluncurkan aplikasinya di platform iOS.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Founder Group CEO VENTENY, Junichiro Waide menjelaskan rencana VENTENY untuk lebih jauh menggarap segmen B2B2E terutama di beberapa daerah di Indonesia seperti Sumatera dan Kalimantan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Perusahaan teknologi pengusung employee happiness VENTENY (PT. VENTENY Fortuna International) resmi meluncurkan aplikasinya di platform iOS.

Setelah hadir di Indonesia tahun 2019, VENTENY saat ini sudah memiliki 180.000 exclusive members yang berasal dari lebih dari 140 perusahaan atau corporate partners.

Basis pengguna tersebut berkontribusi pada pendapatan perusahaan yang tumbuh hingga 200 persen di tahun 2021.

VP Brand Communication VENTENY Riko Simanjuntak menjelaskan strategi perusahaan di baliknya.

“Kami secara simultan menggarap dua segmen. Bagi segmen korporasi (B2B), Business Acceleration Program jadi andalan, yaitu akses pembiayaan bagi perusahaan untuk meningkatkan bisnisnya. Perusahaan menengah dan kecil masih sering kesulitan mendapatkan modal, biasanya karena keterbatasan memenuhi syarat-syarat pembiayaan yang dianggap rumit. Untuk itu VENTENY menjadi penghubung bagi keduanya,” jelas Riko melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com. 

Baca juga: Bekerja Keras dan Biarkan Uangmu Bekerja Di Aplikasi Bibit

Sementara bagi segmen kedua, yaitu business-to-business-to-employee atau B2B2E, VENTENY berkomitmen menjadi employee super-app yang menjawab kebutuhan personal karyawan.

“Kami punya V-Merchant untuk kebutuhan gaya hidup, V-Academy untuk pengembangan skill, dan belakangan ini ditambah V-Insurance untuk penyediaan asuransi. Ketiga layanan tersebut bisa digunakan setiap karyawan langsung dari aplikasi. Selain tiga layanan tersebut, ada juga layanan V-Nancial yaitu fasilitas penyaluran dana dari perusahaan yang bisa dimanfaatkan karyawan secara khusus setelah perusahaannya bekerjasama dengan VENTENY. Biasanya berguna untuk dana darurat.”

Sebagai perusahaan teknologi, VENTENY selektif menjalin kerjasama dengan partner-partner terpercaya dan punya basis pengguna yang solid.

Seperti, untuk layanan Business Acceleration Program dan V-Nancial, VENTENY bekerjasama dengan penyelenggara layanan keuangan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Dampaknya, tidak hanya pada peningkatan exclusive members, tapi juga pengguna apps VENTENY juga tumbuh signifikan hingga 15x lipat di tahun ini. Artinya, di luar perusahaan, individu semakin tanggap dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan profesional dan personalnya sebagai pekerja,” jelas Riko.

Terkait prospek bisnis di tahun 2022, VENTENY menilai wilayah Asia Tenggara merupakan market yang cemerlang, di mana perusahaan kecil dan menengah (Small to Medium Company) berpotensi menjadi tulang punggung perekonomian negara.

Menurut data Asian Development Bank, kontribusi perusahaan SME di Indonesia terhadap GDP (Gross Domestic Product) mencapai 61 persen.

Perusahaan SME dinilai dapat menyerap jutaan tenaga kerja.

Situasi tersebut melahirkan lebih banyak tantangan lain, seperti kompetisi menjaring talent terbaik, retensi karyawan, masalah produktivitas, serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat. 

“Dalam beberapa tahun ke depan, SME akan menjadi pusat perekonomian, jika SME berkembang, maka perekonomian negara ikut berkembang.” kata Founder dan CEO Group VENTENY Junichiro Waide. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved