Breaking News:

Berita Bisnis Terkini

Masuki Masa Libur Nataru, Tingkat Hunian Hotel di DI Yogyakarta Baru 68 Persen

PHRI DIY menargetkan okupansi atau tingkat hunian kamar hotel hingga mencapai 90 persen sepanjang libur Natal dan Tahun Baru.

TRIBUNJOGJA.COM/ Yuwantoro Winduajie
Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menargetkan okupansi atau tingkat hunian kamar hotel hingga mencapai 90 persen sepanjang libur Natal dan Tahun Baru.

Kendati demikian, hingga saat ini okupansi hotel di DIY baru mencapai sekitar 68 persen. 

"Yang Nataru baru 68 persen. Belum penuh dan masih tersedia banyak kamar," jelas Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono, Sabtu, (25/12/2021).

Dia melanjutkan, anggota PHRI DIY menyediakan sedikitnya 4.000 kamar pada Nataru kali ini. 

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Kamar Hotel di Yogyakarta Nyaris Penuh

Untuk mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan pemerintah, hotel-hotel hanya mengoperasikan 75 persen dari total kamar yang dimiliki.

"Karena sesuai protokol kesehatan, kamar yang dioperasikan hanya 75 persen tiap hotel. 68 persen itu dari 75 persen kamar yang disiapkan," bebernya. 

Deddy menjelaskan, tak menutup kemungkinan jika tingkat keterisian kamar hotel dapat terus meningkat.

Sebab ada kemungkinan tamu hotel melakukan pemesanan secara langsung atau tanpa reservasi di hotel.

"Jumlah 68 persen tadi itu mereka yang sudah reservasi dan deposit. Kalau sudah deposit paling enggak kan ada kepastian mau menginap. Sisanya masih menunggu, kan dari on the spot itu tadi," paparnya.

Lebih jauh, wisatawan yang memesan kamar hotel didominasi dari Jawa Tengah, kemudian disusul Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Palembang, hingga Lampung.

Baca juga: Semua Hotel di DI Yogyakarta Penuh pada Akhir Pekan Kemarin

Deddy pun menyambut baik keputusan pemerintah pusat untuk membatalkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat Nataru.

Meski demikian, pelaku industri pariwisata diharapkan untuk selalu mengutamakan prokes untuk mencegah penularan.

PHRI DIY pun telah meminta kepada seluruh hotel dan restoran untuk menerapkan dan memperketat penegakan prokes.

Jangan sampai terjadi euforia yang berimbas pada peningkatan kasus Covid-19 di daerah. 

"Satgas PHRI kemarin juga sudah terjun mengecek kesiapan hotel-hotel terkait penerapan prokes jelang Nataru. Minggu lalu juga ada inspeksi hotel bersama Dispar DIY dan Disnakertrans DIY untuk prokes.," tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved