Berita Gunungkidul Hari Ini
Nataru, Seluruh Kapanewon di Gunungkidul Diminta Siagakan Tempat Karantina Covid-19
Seluruh kapanewon di Kabupaten Gunungkidul diminta untuk menyiapkan dan menyiagakan tempat karantina Covid-19 di wilayahnya masing-masing.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Seluruh kapanewon di Kabupaten Gunungkidul diminta untuk menyiapkan dan menyiagakan tempat karantina Covid-19 di wilayahnya masing-masing.
Instruksi ini diberikan terkait dengan masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan instruksi tersebut diberikan oleh Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten.
"Sudah ada perintah dari Satgas Kabupaten agar seluruh tempat karantina di tiap kapanewon disiapkan," kata Dewi ditemui pada Kamis (23/12/2021).
Baca juga: Nihil Kasus Baru 5 Hari Berturut-turut, Tinggal 5 Kasus Aktif di Gunungkidul
Instruksi ini diberikan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 saat libur Nataru atau setelahnya.
Namun pihaknya tetap berharap lonjakan tersebut tidak terjadi.
Satu di antara perhatian pihaknya saat ini adalah penyebaran dari varian Omicron.
Belum lama ini, pemerintah pusat telah mengumumkan adanya kasus Omicron, namun Dewi menyatakan penularannya belum meluas.
"Kalau penularan lokal infonya belum ada, di DIY juga belum. Semoga tidak ada mengingat kecepatan penularannya luar biasa," jelasnya.
Dewi memastikan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) dalam kondisi siap jika nantinya ditemukan kasus baru selama Nataru.
Secara bersamaan, pihaknya juga terus mengejar capaian vaksinasi.
Sebab ia menilai semakin banyak yang divaksin, maka potensi penyebaran kasus juga akan berkurang.
Seperti saat ini di mana dinamika Covid-19 di Gunungkidul kembali melandai.
Baca juga: Tak Ada Penyekatan Nataru, Dinkes Gunungkidul Harapkan Prioritas Prokes
"Melandainya kasus selama beberapa hari terakhir juga pengaruh dari program vaksinasi," ujar Dewi.
Setidaknya sudah 6 hari terakhir, termasuk hari ini, Gunungkidul mencatatkan nol kasus baru.
Saat ini tersisa 2 kasus aktif yang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta juga menyatakan seluruh tempat karantina siap digunakan, termasuk faskes.
Penanganan nya sendiri diserahkan sepenuhnya pada Dinkes, berkoordinasi dengan pihak terkait.
"Dinkes yang nantinya akan langsung bergerak dan berkoordinasi jika dibutuhkan nantinya," katanya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-gunungkidul_20180731_185434.jpg)