Kasus Bertambah, Kenali Gejala Varian Baru Omicron Ketika Menginfeksi Tubuh
Tidak seperti varian lain, pasien tidak melaporkan kehilangan penciuman atau rasa dan tidak ada penurunan kadar oksigen yang signifikan di Omicron
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Tribunjogja.com- Varian baru virus corona penyebab Covid-19 yakni Omicron di Indonesia terus bertambah.
Tercatat hingga Kamis (23/12) dilaporkan ada delapan kasus varian baru virus corona itu. Kenali lagi gejala varian Omicron.
Varian Omicron diyakini lebih menular dari Delta. Dan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan sudah bercokol di 106 negara. Mengutiip Al Jazeera, beberapa ahli mengatakan, gejala varian Omicron tampak lebih ringan dibanding Delta.
Meski begitu, ahli lain menyatakan, terlalu dini untuk mengkonfirmasi.
Apa saja gejala Omicron yang paling umum?
Dr Angelique Coetzee, dokter Afrika Selatan yang pertama kali memberi tahu pihak berwenang tentang Omicron, mengungkapkan, nyeri otot, kelelahan, tenggorokan gatal, dan keringat malam adalah gejala umum varian itu.
Sementara data awal Studi Gejala COVID yang dirilis pada 16 Desember lalu oleh perusahaan ilmu kesehatan Zoe dan King's College London menyebutkan, pilek adalah yang paling sering dilaporkan oleh orang-orang dengan varian Omicron.
Data studi tersebut menunjukkan, lima gejala teratas yang dilaporkan adalah pilek, sakit kepala, kelelahan (baik ringan atau berat), bersin, dan sakit tenggorokan.
Pejabat tinggi WHO di Eropa Hans Kluge mengatakan, 89
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/varian-Omicron-atau-B11529.jpg)