Ratusan Anak di Sleman Ikuti Khitanan Massal Gratis
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman menggelar khitanan massal. Kegiatan layanan umat ini dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman menggelar khitanan massal.
Kegiatan layanan umat ini dalam rangka peringatan ke-76 Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag Sleman.
Dalam kegiatan tersebut sebanyak 146 anak disunat gratis.
Ketua Panitia HAB yang juga Kasi Bimas Islam, Kantor Kemenag Sleman, Jaenudin berharap, melalui kegiatan khitan massal ini maka program layanan di Kemenag Sleman dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Baca juga: Peringatan Hari Ibu 22 Desember, Menteri Bintang Puspayoga: Peran Perempuan Tak Boleh Ditinggalkan
Selain itu, dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Terutama meringankan beban yatim piatu dan dhuafa atau fakir miskin. Sebab, khitanan massal gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.
"Kami juga berharap anak-anak yang ikut khitan menjadi anak yang soleh, bermanfaat bagi agama, negara dan berbakti kepada orangtua," kata dia, Rabu (22/12/2021).
Kegiatan khitan massal dilaksanakan di Kantor Kemenag Sleman. Diikuti sebanyak 146 anak dengan rata-rata usia Sekolah Dasar (SD).
Sasarannya adalah yatim piatu piatu, dan dhuafa atau fakir miskin. Jaenudin mengatakan, kegiatan khitanan massal rutin dilaksanakan Kemenag Sleman. Selama ini masyarakat yang ingin ikut khitan cukup antusias.
Terbukti, dalam dua hari saja kuota yang dibutuhkan langsung terpenuhi.
Pelaksanaan khitan dibagi dalam dua hari yaitu, tanggal 22 - 23 Desember 2021.
Namun sebelum itu, pada 20 Desember lalu, peserta khitan telah diberi bingkisan berisi sarung, baju koko, dan peci untuk dipakai saat hari pelaksanaan.
Baca juga: Pemeriksaan WGS Terhadap 15 Sampel, Varian Omicron Belum Ditemukan di Kulon Progo
"Sepulangnya dari sini, setelah khitan, kami berikan istilahnya bumbu bungah," tuturnya.
Dalam pelaksanaannya Kemenag Sleman menyediakan dua ruangan. Masing-masing ruang berisi tiga bed untuk khitan.
Ruang khitan sengaja disiapkan cukup banyak agar peserta tidak terlalu lama saat menunggu antrean.
Menariknya, di ruang tunggu antrean disediakan pula tempat menayangkan film sebagai hiburan bagi para peserta.
"Diberi hiburan supaya anak anak terhibur dan tidak tegang. Alhamdulillah tadi saya pantau, tidak ada yang rewel. Mudah-mudahan sampai selesai tidak ada," ujar dia. (Rif)